Jawa Barat Diharapkan Jadi Motor Pemulihan Ekonomi Nasional

Bandung, Kabarsebelas.com – Jawa Barat diharapkan menjadi salah satu penggerak pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19 mengingat perputaran ekonomi di wilayah ini sangat besar, sehingga kebangkitan ekonomi di wilayah ini akan berdampak besar terhadap pemulihan ekonomi nasional.

Salah satu upaya mendorong ekonomi Jawa Barat adalah dengan membentuk Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat (Satgas PED Jabar). Satgas bertugas melakukan akselerasi pemulihan ekonomi bersama dinas-dinas terkait dan pemerintah kabupaten/kota di Jawa Barat.

Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi mengapresiasi hal tersebut dan mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang merespons cepat kebijakan pemerintah pusat dengan membentuk Satuan Tugas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Daerah Jawa Barat (Satgas PED Jabar), selain memiliki Satgas Pemulihan Kesehatan COVID-19.

“Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan berbagai inovasi untuk mempercepat pemulihan ekonomi daerah Jabar. Diharapkan inovasi provinsi ini diikuti kabupaten/kota di Jawa Barat,”Harap Yukki.

Masih dikatakan Yukki, dukungan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terhadap kelancaran pembangunan pelabuhan sangat penting dalam perdagangan internasional.

”Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang, Jawa Barat tentunya memiliki nilai yang sangat penting bagi pengembangan industri otomotif nasional,” kata Yukki dalam Webinar Komite Pemulihan Ekonomi Daerah, Senin, 18 Oktober 2021.

Lebih lanjut yukki mengakatakn bahwa pelabuhan dapat didedikasikan untuk menjadi hub besar dalam produksi kendaraan bermotor di Indonesia maupun ekspor produk otomotif ke pasar global.

“Diharapkan operasional Pelabuhan Patimban dapat membangkitkan optimisme perusahaan industri dan pelaku usaha lainnya terkait pemulihan ekonomi nasional melalui peningkatan aktifitas ekspor-impor serta peningkatan produksi dan konsumsi dalam negeri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSP Jawa Barat Neneng Komara Nengsih menyebutkan, realisasi investasi Jawa Barat pada semester 1 tahun 2021 menempati peringkat 1 nasiobal dengan nilai investasi sebesar Rp. 72,50 triliun atau 16 persen dari realisasi nilai investasi nasional.

“Atau sebesar 71,10 persen dari target renstra DPMPTSP Jawa Barat sebesar 101,97 triliun,” ungkapnya.

Diakuinya, sektor terbesar investasi di Jawa Barat didominasi oleh perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar 23,47 persen.

Lalu sektor industri kendaraan bermotor sebesar 16,94 persen dan sektor transportasi, gudang dan komunikasi sebesar 11,19 persen.

Kemudian sektor industri sebesar 8,56 persen serta pada sektor kontruksi sebesar 6,85 persen.

“Kesiapan infrastruktur Jawa Barat menawarkan konektifitas yang baik dan didukung infrastruktur transportasi dan jarak tempuh yang dekat ke Jakarta sebagai Ibukota Negara,” ungkapnya.(red)