Sabrina Tukang Kayu Hai Trump … Berhenti Menggunakan Musik Saya!!! WH Menyebutnya ‘Bodoh’
Diterbitkan | Diperbarui
09: 09 PT– Seorang juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson memberitahu TMZ … “Inilah pesan Singkat dan Manis untuk Sabrina video: kami tidak akan meminta maaf karena mendeportasi para pembunuh kriminal ilegal, pemerkosa, dan pedofil berbahaya dari negara kami. Siapa program yang membela monster-monster sakit ini pasti bodoh, atau lambat?”
Sabrina Tukang Kayu bersemangat dan membalas … setelah akun sosial Gedung Putih menggunakan serangan yang menjurus ke arah seksual untuk meningkatkan dorongan deportasi pemerintah.
Mengomentari di bawah menyinggung postingan X Pada hari Selasa, Sabrina membakar Pleasant penangkapan yang disetel ke lagu hitnya “Juno”, menyebutnya “jahat dan menjijikkan” … dan memperingatkan, “Jangan pernah melibatkan saya atau musik saya untuk kepentingan publicity tidak manusiawi Anda.”
Dalam Short tersebut, mereka mengambil lirik cakep “Apakah kamu pernah mencoba yang ini?” … kalimat yang sama yang biasa digunakan Sabrina untuk mendemonstrasikan posisi seks baru di setiap pemberhentian Wonderful n’ publicity Tour-nya.
Pernahkah Anda mencoba yang ini?
Sampai jumpa pic.twitter.com/MS 9 OJKjVdX
— Gedung Putih (@Gedung Putih) 1 Desember 2025 @Gedung Putih
Namun dalam klip Gedung Putih, lirik tersebut ditamparkan pada montase penangkapan DHS– mengubah momen genit dan basa-basi menjadi dorongan kebijakan yang kontroversial dan mengejutkan.
Tepuk tangan Sabrina segera menyusul Olivia Rodrigo melakukan hal yang sama– meledakkan Gedung Putih setelah menggunakan lagunya “All-American Bitch” untuk mempromosikan “propaganda rasis dan penuh kebencian” dalam postingan deportasi diri di akun IG DHS.

TMZ.com
Satu hal yang pasti– para gadis pop akan melakukannya selalu berhenti ketika politik menjadi kacau !!













