Pencarian untuk Savannah Guthrierindu ibu, Nancy Guthrietelah berkembang.
NBC News melaporkan pada Rabu, 4 Februari, FBI kini terlibat dalam penyelidikan yang juga mencakup sekitar 100 detektif dari kantor sheriff.
Outlet tersebut juga melaporkan hal itu Presiden Donald Trump menghubungi Savannah, 54, setelah wawancara dengan Berita Malam NBC jangkar Tom Llama untuk meyakinkan keluarga bahwa setiap sumber daya tersedia sesuai kebutuhan. Trump, 79, menyampaikan pada hari Selasa bahwa dia akan berkomitmen untuk mengirim lebih banyak agen federal untuk membantu pencarian.
Llamas, 46, mengklaim bahwa Savannah berterima kasih kepada Trump atas panggilan telepon tersebut dan menyatakan bahwa keluarganya sedang berdoa.
Nancy awalnya dilaporkan hilang pada Minggu, 1 Februari, oleh anggota keluarga yang menelepon 911. Putri Nancy Annie Guthrie adalah orang yang paling sedikit melihatnya, menurut Sheriff Kabupaten Pima Chris Nano. (Nancy berbagi putri Savannah dan Annie serta putra Cameron dengan mendiang suami Charlesyang meninggal pada usia 49 tahun setelah serangan jantung.)
“Kami memiliki titik awal,” kata Nanos secara eksklusif Kami Mingguan. “Keluarganya membawanya pulang dari makan malam sekitar pukul 09:30 hingga 21:45. Jadi kami akan mendukungnya hingga pukul 9 atau 20:30 untuk mulai mencari.”

Nanos mengklaim bahwa Annie tidak mengibarkan “tanda bahaya” apa pun tentang perilaku Nancy sebelum dia menghilang. Dia menuduh bahwa anggota keluarga “tidak diberitahu tentang dia (hilang) sampai sekitar jam 11 pagi” keesokan harinya, dan polisi dipanggil sekitar pukul 12:15. Pihak berwenang sedang menyelidiki garis waktu “mulai dari pukul 21:30 hingga 11 (pagi)” sebagai jendela kapan Nancy menghilang.
“Ini adalah seorang wanita berusia 84 tahun yang tertidur dengan aman di rumahnya sendiri, dan dia dibawa pergi. Hal itu seharusnya tidak pernah terjadi,” kata Nanos. Kitamencatat bahwa ibu Savannah meminum obat dan “tanpa obat bisa berakibat fatal.”
Pada hari Rabu, departemen sheriff menyampaikan bahwa mereka belum mengidentifikasi tersangka meskipun ada laporan yang menyatakan sebaliknya.
“Sampai saat ini, penyelidik belum mengidentifikasi tersangka atau orang yang berkepentingan dalam kasus ini. Detektif terus berbicara dengan siapa pun yang mungkin pernah melakukan kontak dengan Ny. Guthrie,” bunyi pernyataan departemen tersebut. “Detektif bekerja sama dengan keluarga Guthrie. Meskipun kami menghargai keprihatinan masyarakat, menyebarkan tuduhan yang belum diverifikasi atau informasi palsu adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak membantu penyelidikan.”
Pesan tersebut menyimpulkan, “Belum ada tersangka atau orang penting yang diidentifikasi saat ini.”
Savannah, pada bagiannya, telah absen dari Hari ini tampilkan di tengah pencarian yang sedang berlangsung. Usai berbagi pernyataan atas nama keluarganya pada siaran Senin, 2 Februari, Savannah pun angkat bicara lewat Instagram pada hari itu juga.
“Kami percaya pada doa. Kami percaya pada suara-suara yang disuarakan secara serempak, pada cinta, pada harapan. Kami percaya pada kebaikan. Kami percaya pada kemanusiaan. Yang terpenting, kami percaya kepada-Nya,” tulis Savannah. “Terima kasih telah memanjatkan doa-doamu bersama kami untuk ibu kami tercinta, Nancy tersayang, seorang wanita yang memiliki keyakinan mendalam, seorang hamba yang baik dan setia. Angkatlah doa-doamu bersama kami dan percayalah bersama kami bahwa dia akan diangkat oleh mereka pada saat ini.”
Savannah melanjutkan dengan membagikan sebuah ayat Alkitab, menulis, “Kami membutuhkanmu. ‘Dia akan memelihara dalam damai sejahtera yang sempurna orang-orang yang hatinya teguh dan percaya kepada Tuhan.’ Sebuah ayat Yesaya untuk sepanjang masa bagi kita semua.”
Sambil membagikan gambar bertuliskan “Tolong Berdoa,” Savannah mengakhiri pesannya dengan permohonan: “Bawa dia pulang.”














