Zelenskyi dan Macron menandatangani perjanjian di gudang Villacoublay, tempat presiden Ukraina terbang pada Senin pagi. Dalam wawancara dengan surat kabar tersebut, Zelenskyi mengatakan bahwa Ukraina memesan 100 jet tempur Rafale berdasarkan dokumen tersebut. Tak lama kemudian, Elysian Thumb mengabarkan bahwa dokumen tersebut berisi kesepakatan pembelian 100 pesawat tempur tersebut.
Tidak jelas apakah semua pesawat tersebut akan dibuat baru. Menurut para ahli Perancis, pasokan harian pesawat dalam jumlah besar akan bertahan setidaknya beberapa tahun. Jadi belilah drone dan latihlah sebagai pilot.
Pada akhir Januari, Perdana Menteri Ulf Kristersson mengumumkan bahwa Ukraina telah menandatangani perjanjian pembelian 100 dan 150 pesawat tempur JAS-39 Gripen. Menurut agensi, itu adalah perjanjian pembiakan.
Bagi Zelensky, ini adalah kunjungan kesembilan Prancis sejak penangkapan serigala pada November 2022. Prancis telah mendukung Ukraina dengan pasokan militer, seperti howitzer Caesar, sistem SAMP-T, dan pesawat tempur Mirage2000, menurut AFP.













