“Bersama Emmanuel Macron kami membahas banyak detail. Kami memberikan perhatian utama pada negosiasi akhir perang dan jaminan keamanan,” katanya usai pertemuan Zelenskyj di jaringan X.
“Perang harus diakhiri secepat mungkin,” tambah presiden Ukraina, yang menyatakan bahwa keterlibatan semua pemimpin saat ini adalah hal yang penting.
Dalam pertemuan beberapa jam tersebut, menurut Istana Elysee, kedua pemimpin bertemu dengan utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff.yang dijadwalkan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Selasa. Kedua presiden juga berbicara dengan negarawan Eropa lainnya, perwakilan Uni Eropa dan Aliansi Atlantik Utara, AFP dan Reuters melaporkan.
Tekanan psikologis dan fisik
Pada konferensi pers bersama dengan Macron, Zelenskyy mengatakan bahwa prioritas Kyiv dalam perundingan perdamaian adalah menjaga kedaulatan Ukraina dan mendapatkan jaminan keamanan yang kuat. Menurutnya, sengketa wilayah merupakan persoalan yang paling pelik. Macron menyatakan kepada wartawan bahwa hanya Ukraina yang dapat memutuskan wilayahnya dalam negosiasi damai dengan Rusia.
Hari ini, pemimpin Ukraina juga meminta sekutu Barat untuk memastikan bahwa Rusia tidak mendapat imbalan atas perang yang telah dilancarkan. Menurutnya, Moskow baru-baru ini meningkatkan serangan drone dan rudal dengan tujuan menghancurkan Ukraina. Hal ini “bukan hanya tekanan psikologis tetapi juga tekanan fisik terhadap penduduk kita,” kata Zelensky. Presiden Ukraina berharap untuk mengadakan pembicaraan dengan Trump setelah menjamu Witkoff pada hari Selasa Putin.
Bertemu di Paris, kedua presiden bertemu dengan Witkoff, yang mengadakan pembicaraan dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Ukraina Rustem Umerov pada akhir pekan. Macron dan Zelensky juga berbicara dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, ketua Komisi Eropa Ursulou von der Leyenovou dan Presiden Dewan Eropa, António Costa. Selain itu, mereka berbicara dengan para pemimpin Jerman, Polandia, Italia, Norwegia, Finlandia, Denmark dan Belanda, serta Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, menurut Istana Elysee.
Setelah pembicaraan, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan penting bagi Eropa dan Amerika Serikat untuk menyepakati cara mencapai perdamaian di Ukraina, menurut Reuters.
Meloni memuji “pendekatan konstruktif yang konsisten” Zelensky dalam perundingan perdamaian dan menyatakan harapan bahwa Rusia akan melakukan perannya untuk mencapai kesepakatan.
Tekanan terhadap perekonomian Rusia
Setelah pertemuan dengan timpalannya dari Ukraina, Macron mengatakan dampak sanksi terhadap sektor energi Rusia akan mencapai puncaknya dalam beberapa minggu mendatang sejak Rusia menginvasi Ukraina. “Saya pikir hal ini mengubah situasi,” kata Macron, seraya menambahkan bahwa tekanan terhadap perekonomian Rusia akan meningkat.
Menurut AFP, Zelenskyi berada di bawah tekanan politik dan diplomatik yang kuat. Kunjungannya terjadi pada saat negosiasi rencana perdamaian AS untuk Ukraina sedang berlangsung sejak pekan lalu. Rencana awalnya berisi 28 poin, yang dikritik karena banyak konsesi kepada Moskow, dikerjakan ulang dan dikurangi menjadi 19 poin selama negosiasi AS-Ukraina di Jenewa pada Minggu lalu, bahkan atas desakan sekutu Ukraina di Eropa.
Lihat selengkapnya daring

















