Senin, 10 November 2025 – 19: 00 WIB

Jakarta — Inverstor sukses sekaligus miliarder dunia, Warren Buffett, tersohor akan berbagai kebijaksanaan finansial yang relevan lintas generasi. Di balik kesuksesannya membangun pundi-pundi cuan dari investasi, Buffett memegang filosofi sederhana yang menjadi kunci kesuksesannya.

Baca Juga:

Genjot Industri Timah dan Tembaga, BKPM Sebut Toyota Bakal Investasi Rp 1, 6 Triliun

Dijuluki Oracle of Omaha, Buffett membeli saham pertamanya di usia 11 tahun. Kini kekayaan Buffett mencapai US$ 149 miliar setara Rp 2 486, 1 triliun (estimasi kurs Rp 16 690 per dolar AS).

Meski dunia investasi terus berubah, namun beberapa nasihat Buffett tetap relevan. Prinsip yang ia pegang selama puluhan tahun justru semakin berharga di period ketika generasi muda mudah tergoda oleh tren instan dan takut ketinggalan (FOMO).

Baca Juga:

Harga Emas Bergejolak, Intip Cara Investasi Logam Mulia yang Rasional dan Terjangkau

Dikutip dari Investopedia pada Senin, 10 November 2025, berikut empat prinsip investasi yang menjadi pondasi kuat untuk memulai perjalanan finansial yang sehat dan realistis. khususnya bagi anak muda yang ingin membangun kekayaan secara berkelanjutan.

1 Mulai Lebih Awal

Baca Juga:

Qatar Airways Lepas Seluruh Sahamnya di Cathay Pacific Hampir Rp 15 Triliun, Akhiri Investasi Setelah 8 Tahun

Ilustrasi mengatur keuangan

Buffett percaya bahwa waktu adalah sekutu terbaik seorang capitalist di mana semakin cepat menanam modal maka semakin besar potensi imbal hasil dari efek compounding, yakni keuntungan yang berkembang dari waktu ke waktu. Ia sendiri memulai perjalanan investasinya sejak remaja.

Para perencana keuangan pun sependapat bahwa usia muda adalah saat terbaik untuk mulai berinvestasi. Ketika beban keuangan belum terlalu berat, seperti biaya rumah atau cicilan, seseorang bisa lebih leluasa menabung dan belajar mengelola risiko.

“Beberapa gaji pertama adalah kesempatan belajar yang luar biasa,” ujar Perencana Keuangan sekaligus pemilik Customized Fit Financial, Chad Gammon.

https://www.youtube.com/watch?v=u 1 BwURBh 4 X0

2 Kesabaran Adalah Kuncinya

Banyak financier muda rentan tergoda untuk segera menjual saham ketika harga naik atau turun. Namun, Buffett selalu menekankan pentingnya kesabaran.

“Pasar saham dirancang untuk memindahkan uang dari mereka yang aktif ke mereka yang sabar,” kata Buffett.

Kesabaran membuat financier fokus pada tujuan jangka panjang, bukan pada fluktuasi pasar jangka pendek. Contohnya, saham Microsoft yang pada 2005 hanya senilai US$ 18 per lembar, kini telah berlipat lebih dari 20 kali lipat. Financier yang menahan diri dan percaya pada essential perusahaanlah yang menikmati hasilnya.

Halaman Selanjutnya

3 Pilih Sektor yang Dipahami

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber