Kamis, 29 Januari 2026 – 18:53 WIB
Warga binaan Lapas Banjarbaru memproduksi ratusan batako per hari. (ANTARA/Firman)
kalsel.jpnn.comBANJARBARU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan memproduksi ratusan batako per hari hasil karya warga binaan dari program pembinaan kemandirian.
“Proses produksi hingga distribusi dilakukan warga binaan dengan pendampingan petugas,” kata Kepala Lapas Banjarbaru I Made Supartana di Banjarbaru, Kamis.
Adapun lokasi produksi di tempat bimbingan kerja Lapas Banjarbaru sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian yang berkelanjutan.
Supartana menjelaskan program ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan kerja bernilai ekonomi.
Salah satunya difokuskan pada keterampilan kerja konstruksi sederhana seperti produksi batako.
Hasil produksi pun telah diakui masyarakat dengan sejumlah pembeli berlangganan membelinya.
“Kemarin kami menjual seribu batako ke wilayah Desa Mali-Mali, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar,” ungkap Supartana.
Dia berharap hasil karya warga binaan semakin dikenal dan diterima oleh masyarakat luas sekaligus memberikan motivasi untuk terus berkarya secara produktif dan mandiri selama menjalani masa pembinaan di lapas.
Warga binaan dari Lapas Banjarbaru mampu memproduksi ratusan batako per hari.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita













