Dalam beberapa jam terakhir, pemilik rumah yang memiliki a akuarium “rumah” yang menimbulkan keluhan di kalangan warga sekitar Mar del Plata oleh kebocoran air yang mencapai lift sebuah gedung. Wanita dan keluarganya meyakinkan bahwa air di kolam tidak pernah meluap dan itu Seorang tetangga mengancam akan membunuh ikan tersebut, yang digunakan sebagai terapi untuk putranya yang mengidap autisme.
“Mereka mencemarkan nama baik kami karena itu tidak benar, saya tidak punya air di mana pun. Orang-orang ini punya masalah bangunannya sendiri,” kata perempuan di tengah kontroversi tersebut.
Dalam dialog dengan media Mar del Plata 0223menambahkan: “Saya memiliki kolam yang diketahui semua orang, karena saya memiliki seorang putra penyandang autisme yang cacat.”
Selain itu, dia melaporkan ke pengadilan bahwa dia mendapat ancaman dari tetangganya untuk meracuni ikan tersebut. “Air di kolam tidak pernah berubah karena PH-nya, airnya didaur ulang. Saat videonya diketahui, saya ajak laki-laki itu masuk dan dia hanya mengancam, sedangkan Anak saya autis terbaring di lantai sambil kejang-kejang.. Makanya anak saya (yang lain) minta maaf atas reaksinya,” tutupnya.
Kontroversi terjadi di sebuah gedung yang terletak di Jalan Felix Camet di 190, di lingkungan La Perla. Warga di sana melaporkan bahwa mereka mengalami kebocoran air dari rumah tersebut setiap kali kolam yang digunakan sebagai kolam ikan meluap.
Menurut kesaksian salah satu tetangga, pemilik lahan di dekatnya mengisi “akuarium besar” yang terletak di belakang rumah mereka, sehingga menimbulkan kebocoran pada lapisan tanah bawah bangunan yang terkena dampak. “Tetangga ini mulai mengisi akuarium raksasa di belakang rumahnya, airnya merembes ke dalam tanah dan masuk ke ruang bawah tanah kami, membanjiri garasi”jelasnya dalam keterangannya kepada media lokal 0223.
Warga menyatakan keprihatinannya atas kemungkinan kerusakan struktural akibat kebocoran tersebut. Mereka berpendapat bahwa masalah tersebut dapat dihindari dengan sistem yang mencegah air meluap.
Menurut para pelapor, Keluhan kepada pemilik properti menyebabkan terjadinya agresi. Dalam video yang dapat diakses media Mar del Plata, terdengar ancaman yang ditujukan kepada tetangga yang datang untuk mengadu. “Aku akan mematahkan kepalamu, c…”terdengar ucapan dalam video yang pemiliknya meminta maaf dalam beberapa jam terakhir.












