Minggu, 30 November 2025 – 16: 20 WIB

Jakarta — Viral di media sosial aksi warga Kota Sibolga, Sumatera Utara yang disebut melakukan aksi penjarahan di sebuah minimarket untuk mengambil makanan. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto buka suara terkait hal ini.

Baca Juga:

Information Terbaru BNPB! 74 Korban Tewas, Puluhan Lain Hilang di Agam Sumbar Buntut Banjir Bandang dan Longsor

“Kemarin sore sempat viral di Kota Sibolga adanya upaya mengambil logistik,” ucap Suharyanto dalam konferensi pers, Minggu, 30 November 2025

Suharyanto mengaku sudah mengecek hal tersebut melalui personil di lapangan. Dia mengatakan para warga tidak melakukan penjarahan, melainkan hanya mengambil makanan saja.

Baca Juga:

SPPG Polri Gerak Cepat, Distribusikan 500 Porsi Makanan untuk Korban Banjir Serdang Bedagai

“Itu mereka mengambil bahan makanan, jadi tidak bersifat menjarah, atau merusak, memecahkan kaca dan sebagainya. Tapi dia menjarah bahan makanan,” ucap dia.

Suharyanto menyebut aksi tersebut dilakukan karena masyarakat khawatir dengan pasokan makanan yang kian menipis.

Baca Juga:

17 Siswa Keracunan! Dapur MBG di Kendal Langsung Disetop, Polisi Temukan Temuan Mengejutkan

“Ya mungkin mereka khawatir, takut karena tertutup, dan bahan makanannya terbatas sehingga itu yang dilakukan,” jelas Suharyanto.

Sebelumnya diberitakan, Akses darat menuju Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) masih terputus akibat banjir bandang dan longsor.

Untuk memastikan bantuan tetap sampai ke wilayah yang kini terisolir tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, terbang langsung menggunakan pesawat Hercules membawa logistik dan obat-obatan, Jumat, 28 November 2025

Gubernur Sumut Bobby Nasution (tengah)

Gubernur Sumut Bobby Nasution (tengah)

Pesawat Hercules yang ditumpangi Bobby diberangkatkan menuju Bandara Pinangsori, Tapteng, yang sudah beberapa hari tidak beroperasi karena dampak bencana. Bandara itu tengah diupayakan kembali aktif, dengan prioritas penyediaan bahan bakar untuk genset dan kebutuhan operasional lain.

Setibanya di lokasi, Bobby bersama rombongan juga akan mencoba menembus sejumlah titik yang hingga kini belum dapat dijangkau tim darat.

“Masih terisolir (Tapteng dan Sibolga), makanya kita coba nanti sampai dan kita coba tembus aching ini,” ujar Bobby.

Bobby menjelaskan bahwa upaya pembukaan akses darat terus dilakukan. Sejumlah alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan product longsor serta memperbaiki bagian jalan yang rusak parah.

“Masih ada longsoran. Jalur putus ini ada yang karena tertutup product, ada yang memang putus karena jalan amblas,” kata dia.

Adapun logistik yang dibawa dalam penerbangan itu meliputi paket sembako, beras, air mineral, makanan ringan, pakaian, handuk, minyak goreng, sabun, mi instan, ikan sarden kaleng, serta berbagai kebutuhan harian lainnya.

Kepala BNPB, Letjen TNI, Sudaryanto (tengah)

Mencekam di Media Sosial, Kepala BNPB Ungkap Alasan Banjir Sumatra Belum Ditetapkan Jadi Bencana Nasional

BNPB menjelaskan alasan banjir di Sumut, Aceh, dan Sumbar belum berstatus bencana nasional, meski akses terputus dan logistik sulit dijangkau.

img_title

VIVA.co.id

30 November 2025

Tautan Sumber