Selasa, 2 Desember 2025 – 11:10 WIB

Aceh, PANJANG HIDUP – Sebuah video viral di media sosial menunjukkan anggota Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Aceh Tamiang, tak kuasa menahan tangisnya. Dalam video tersebut, anggota bernama Ipan itu sempat mengungkap kondisi masyarakat di Kabupaten Aceh pasca banjir dan longsor yang melanda pekan lalu.

Baca Juga:

Aceh Dapat Tambahan Cadangan Beras 1,700 Ton untuk Korban Banjir

Ipan menjelaskan bahwa saat itu dirinya bersama sejumlah tim tengah berada di TPI Pangkalan Susu Sumatera Utara dan masih kesulitan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat di sejumlah kabupaten di Aceh. Meski begitu dirinya dan tim tetap terus berusaha semaksimal mungkin melakukan evakuasi dan penanganan bencana di sana.

”Hari ini tanggal 30, hari Minggu kami sedang berada di TPI Pangkalan Susu, Sumatera Utara berusaha mencapai logistik Sumatera Utara melalui air menuju Kabupaten Aceh Tamiang,” kata dia dalam video yang diunggah di akun TikTok @cicibestie88 Selasa 2 Desember 2025.

Baca Juga:

Korban Meninggal Pasca Banjir-Longsor di Sumatera 604 Orang, 464 Masih Hilang

Ipan juga menjelaskan bahwa kondisi akses menuju lokasi Kabuten Aceh Tamiang terputus akibat banjir yang melanda pekan lalu. Lantaran hal itu dia menghimbau kepada sejumlah masyarakat yang ingin memberikan bantuan bisa mengirimkan bantuan tersebut melalui jalur air. Nantinya pihaknya akan berusaha menjangkau bantuan tersebut.

”Kami perlu menyampaikan kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara kami memohon bantuan melalui jalur air karena darat sudah terputus akses macet kendaraan-kendaraan sudah menumpuk di tengah jalan mogok kena air jadi kami sarankan ketika ingin mengirimkan pakaian dan segala macam harus melalui jalur air.  Misalnya dari Pangkalan Susu, kami akan sambut di sini dan menyebrangkan langsung ke Kabupaten Aceh Tamiang begitu juga dengan kabupaten lain seperti Aceh Timur, Langsa, Aceh Utara, Lhoksemawe,” kata dia.

Baca Juga:

DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi Usut Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera

Ipan bahkan tak kuasa menahan tangisnya saat meminta bantuan kepada seluruh masyarakat Indonesia terhadap korban banjir yang ada di Sumatera. Dalam kesempatan itu, dia juga sempat mengungkap bahwa sudah ada 30 jenazah saat itu yang menjadi korban. Namun lantaran akses jalan yang terputus pihaknya kesulitan untuk mengevakuasi korban,

”Kami mohon bantuan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Aceh Utara sudah terdata 30 jenazah kami mohon, kami sudah 4-5 hari putus akses, komunikasi, BBM semuanya. Kami mohon bantuan kepada masyarakat anak bayi kami, lansia kami, jenazah kami sudah tidak bisa diangkut,” kata dia.

Halaman Selanjutnya

Sebagai informasi, hingga Minggu 30 November 2025 berdasarkan data BNPB di Aceh sudah tercatat ada 156 orang korban meninggal dunia. 181 orang masih hilang dan 1.800 orang mengalami luka-luka. Data tersebut berasa dari wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Timur, Lhokseumawe, Gayo Lues, Subulussalam, dan Nagan Raya. Di sisi lain tercatat ada 62 ribu KK yang mengungsi di berbabagi kabupaten/kota.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber