Tim SAR gabungan saat melakukan proses pencarian terhadap korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Senin (2/ 2/2026 ANTARA/Rubby Jovan

jpnn.com BANDUNG – Tim SAR gabungan menyatakan sebanyak 83 kantong jenazah korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, berhasil dievakuasi hingga hari ke- 10 operasi pencarian.

“Secara akumulatif hingga sore ini sebanyak 83 kantong jenazah. Jumlah ini sudah melebihi dari jumlah dalam daftar pencarian. Namun dari identifikasi DVI ada kantong jenazah yang melebihi dari satu namun memiliki identitas tunggal,” kata Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana di Bandung, Senin.

Ade menjelaskan dari total tersebut, sebanyak 61 korban berhasil diidentifikasi oleh tim Catastrophe Sufferer Identification (DVI).

Dari jumlah itu, 45 orang tercatat sebagai warga setempat yang masuk dalam daftar pencarian, sementara 16 lainnya berada di luar data awal.

“Dari 61 korban yang teridentifikasi, 45 korban sesuai dalam daftar pencarian. Kemudian dua korban teridentifikasi namun tidak tercantum dalam daftar pencarian,” katanya.

Dengan demikian, lanjut Ade, masih terdapat 35 korban yang belum dapat dipastikan identitasnya, termasuk sekitar 20 korban yang masih berupa kantong jenazah dan dalam proses identifikasi.

Dia menambahkan pelaksanaan operasi pencarian akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan sesuai dengan keputusan penetapan standing tanggap darurat bencana.

“Sesuai dengan keputusan pemerintah terkait tanggap darurat bencana, operasi SAR direncanakan akan terus dilakukan hingga 14 hari ke depan dan akan dievaluasi pada hari ketujuh,” kata Ade.

Sebanyak 83 kantong jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi longsor di Kecamatan Cisarua, Bandung Barat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita

Tautan Sumber