Jumat, 06 Februari 2026– 15: 38 WIB
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, bersama Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Muhammad Anwar Nasir, dan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Artanto dalam taklimat media kasus perampokan sadis di Mapolda Jateng. FOTO: Wisnu Indra Kusuma/JPNN. com.
jateng.jpnn.com BOYOLALI – Polisi mengungkap perampokan sadis yang menewaskan bocah perempuan berusia 6 tahun di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (29/ 1 sekitar pukul 15 30 WIB. Pelaku berinisial AR, teknisi pabrik yang merupakan tetangga korban. Aksi kejahatan itu dipicu desakan ekonomi setelah pelaku kalah bermain judi port.
Kasus tersebut terungkap setelah suami korban mendapat kabar dari istrinya, D (33 yang menjadi korban penganiayaan di rumahnya. Saat ditemukan, D dalam kondisi luka berat, sedangkan putrinya, AO (6 meninggal dunia.
“Korban ibu saat sadar langsung menghubungi suaminya yang berjualan sate di Pontianak. Suaminya kemudian menghubungi keluarganya yang berada di dekat lokasi kejadian untuk mendatangi rumah korban,” ujar Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra di Mapolda Jawa Tengah, Jumat (6/2
Modus pelaku awalnya datang ke rumah korban dengan berpura-pura hendak membayar utang. Namun, saat berada di dalam rumah, pelaku justru melakukan kekerasan terhadap D.
Menurut AKBP Indra, tersangka kemudian mengetahui anak korban berada di rumah. Pelaku panik karena takut aksinya diketahui.
“Tersangka kemudian mencekik korban. Setelah itu korban dibawa ke kamar mandi dan kepalanya dicelupkan ke dalam coal,” katanya.
Pelaku bahkan sempat melukai korban menggunakan gunting sebelum kembali mencelupkan kepala korban ke dalam air hingga menghembuskan napas terakhir.
Bocah enam tahun tewas terungkap dalam kasus perampokan sadis di Kabupaten Boyolali bermula dari kalah judi slot.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google Berita










