Jumat, 12 Desember 2025 – 01:01 WIB
Pebasket Ayu Sriartha saat berlaga melawan Thailand dalam ajang SEA Games 2025 di Nimibutr Arena, Bangkok, Kamis (11/12). Foto: Dok. Perbasi/Ariya Kurniawan
jpnn.comTHAILAND – Tangis Ayu Sriartha pecah seusai buzzer tanda berakhirnya pertandingan basket 3×3 SEA Games 2025 berbunyi.
Pemain kelahiran 20 September 1998 itu menjadi bagian sejarah seusai mempersembahkan medali emas basket putri 3×3 Indonesia.
Berlaga di Nimibutr Arena, Bangkok, Kamis (11/12), Ayu Sriartha mengantarkan Indonesia meraih medali emas ke-12 seusai mengalahkan Thailand dengan skor 20-18.
Pemilik nama lengkap Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi itu mengaku masih tidak percaya mempersembahkan medali emas.
Sejak awal mimpinya bersama Agustin Gradita Retong, Evelyn Fiyo, serta Kim Pierre-Louis hanya ingin mempersembahkan yang terbaik dan tidak terpikir untuk bisa berdiri di podium tertinggi SEA Games 2025.
“Puji Tuhan. Aku enggak menyangka tapi bersyukur. Ini mimpi Nyayu untuk mendapatkan emas buat Indonesia. Sejarah juga kan, pertama kali emas,” kata Ayu Sriartha.
Tekad Ayu Sriartha makin kuat setelah di 5on5 pada edisi 2023 juga menjadi bagian sejarah kesuksesan Timnas Basket Putri Indonesia merebut medali emas.
Dengan motivasi tinggi tersebut, dia akhirnya bisa mewujudkan mimpinya untuk mempersembahkan medali emas untuk cabor basket 3×3.
Tangis Ayu Sriartha pecah seusai persembahkan medali emas ke-12 untuk kontingen Indonesia di SEA Games 2025, Kamis (11/12)
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita











