Selasa, 2 Desember 2025 – 20: 29 WIB

Padang, VIVA — Verrell Bramasta kembali menunjukkan bahwa statusnya sebagai somebody sekaligus anggota DPR RI bukan sekadar gelar simbolis. Pada Minggu 30 November 2025, aktor yang kini duduk di Komisi X DPR RI itu turun langsung ke wilayah terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Padang, Sumatera Barat, untuk menyalurkan bantuan kepada warga.

Baca Juga:

Pakai Rompi Anti Peluru? Penampilan Verrell Bramasta di Lokasi Banjir Sumatera Jadi Sorotan

Verrell datang bersama rombongan relawan dan membawa berbagai kebutuhan darurat, mulai dari paket sembako hingga satu unit electric motor untuk membantu mobilitas warga yang kesulitan akibat akses yang rusak. Kehadirannya menjadi salah satu aksi nyata dari figur publik yang memilih bekerja langsung di lapangan, bukan sekadar tampil di ruang publik dengan pernyataan belaka.

Bencana banjir bandang di beberapa wilayah Sumatera telah menelan sedikitnya 604 korban jiwa dan menyebabkan ribuan warga kehilangan rumah serta harta benda. Kebutuhan bantuan darurat seperti makanan, selimut, obat-obatan, hingga tempat tinggal sementara masih sangat mendesak.

Baca Juga:

Bupati Tapanuli Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Izin PHAT di Balik Gelondongan Kayu Banjir Bandang

“Ini yang seharusnya menjadi fokus kita semua. Ada ratusan nyawa yang hilang, ribuan keluarga kehilangan segalanya. Mereka butuh bantuan nyata, bukan debat kusir di media sosial,” ujar Verrell dengan nada tegas di lokasi bencana.

Sebagai figur publik, Verrell menilai tragedi ini seharusnya menjadi pengingat agar masyarakat lebih mengedepankan empati. Ia berharap ruang publik tidak dipenuhi komentar negatif terhadap siapa pun yang ingin membantu.

Baca Juga:

Banyak Gelondongan Kayu Besar Terbawa Banjir Sumut, Kades: Ada Perusahaan Buka Lahan Sawit di Hulu Sungai

“Semoga ini jadi pembelajaran bersama bahwa ruang publik perlu diisi dengan dukungan dan empati. Kemanusiaan butuh tindakan, bukan hanya komentar,” tambahnya.

Di tengah kepadatan lokasi bencana, Verrell juga sekaligus meluruskan kabar sticking terkait atribut yang ia kenakan saat bertugas. Ia menegaskan bahwa rompi yang dipakai bukanlah rompi anti-peluru, melainkan tactical vest standar yang umum digunakan dalam aktivitas lapangan.

Rompi tersebut dilengkapi sistem kantong modular (MOLLE) sehingga memudahkannya membawa perlengkapan penting seperti ponsel, powerbank, obat-obatan, serta alat komunikasi darurat. Menurut Verrell, perlengkapan itu mempermudah pergerakan di lokasi yang dinamis dan penuh risiko.

“Ketika turun di area bencana, kondisinya sangat dinamis. Saya harus bergerak cepat sambil membawa barang-barang penting. Tactical vest membantu saya untuk itu,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Verrell menegaskan, tujuan utamanya hanyalah membantu masyarakat yang tengah berduka dan berjuang memulihkan kehidupan mereka. “Niat saya hanya ingin membantu warga dan setidaknya mengurangi sedikit beban serta injury mereka.”

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber