Sabtu, 17 Januari 2026 – 20: 46 WIB

Jakarta – Kabar duka datang dari dunia digantara Tanah Air. Pesawat ATR 42 – 500 milik Indonesia Air Transportation dikabarkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026

Baca Juga:

Chengdu J- 10: Jet Tempur Murah Asal China dengan Spesifikasi yang Bikin Kaget!

Pesawat yang mengangkut 8 awak dan 3 penumpang ini dalam penerbangan dengan rute dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Pesawat diperkirakan mendarat pada pukul 12 20 WIB.

Berdasarkan data yang dihimpun dari AirNav Indonesia, posisi terakhir pesawat diperkirakan berada di sekitar kawasan Leang-leang, Kabupaten Maros, dengan koordinat 04 ° 57 08 LS dan 119 ° 42 54 BT. Hilangnya kontak dilaporkan terjadi pada pukul 13 17 WITA.

Baca Juga:

Spesifikasi Mitsubishi Destinator Tahun 2025

Pesawat ini bukan sekadar transportasi udara saja. ATR 42 – 500 menawarkan kemewahan dan kenyamanan bagi para penumpang.

Spesifikasi Pesawat ATR 42 – 500

Baca Juga:

Spesifikasi Lengkap Vespa LX 150: Sentuhan Klasik dengan Performa Masa Kini

Pesawat mata-mata ATR 42-500

Pesawat mata-mata ATR 42 – 500

Foto:

  • www.bbc.com/Departemen Kehakiman AS

Pesawat ATR 42-500

Pesawat turboprop ATR 42 – 500 dikenal sebagai salah satu armada yang dirancang untuk mengutamakan kenyamanan sekaligus efisiensi penerbangan.Tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, ATR 42 – 500 bahkan diklaim mampu menjadi ruang kerja dan konferensi di udara bagi pelaku bisnis.

Dikutip internet site resmi Indonesia Udara Mengangkut pesawat baling-baling ini menawarkan indoor kelas atas dengan product pilihan yang dirancang menghadirkan suasana kabin berkelas. Inside kabin memadukan unsur kemewahan dan fungsionalitas sehingga cocok digunakan baik untuk perjalanan bisnis maupun liburan.

ATR 42 – 500 merupakan tipe pesawat terberu dari seri ATR 42 Peningkatan meliputi desain lebih modern, penggunaan mesin generasi baru serta baling-baling terbaru guna menunjang performa dan kenyamana bagi para penumpang.

Selain itu, ATR 42 – 500 juga dibekali peningkatan kapasitas bobot yang mendukung fleksibilitas operasional maskapai. Kombinasi teknologi baru tersebut menjadikan pesawat ini lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar, namun tetap andal untuk berbagai kebutuhan penerbangan regional.

ATR 42 – 500 memiliki ketinggian terbang maksimum hingga 7 620 meter dengan kecepatan jelajah pesawat ini mencapai 556 kilometer per jam. Untuk jangkauan penerbangan, ATR 42 – 500 mampu menempuh jarak hingga 2 037 kilometer dalam sekali terbang.

Pesawat ini mampu mengangkut hingga 46 penumpang, di luar kru penerbangan. System ATR 42 – 500 milik Indonesia Air Transportation telah terdaftar dalam Program Parts by Hour dari Sabena.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa

Detik-detik Pesawat ATR Rute Yogya-Makassar Hilang Kontak di Maros

Pesawat jenis ATR 42 – 500 dengan registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT) yang dilaporkan hilang kontak di daerah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

img_title

VIVA.co.id

17 Januari 2026

Tautan Sumber