Sidang Perkara Oplosan Pertalite Bergulir, Pengamat: Jauh Api dari Panggang

(kiri ke kanan) Terdakwa Dimas Werhaspati, Muhamad Kerry Adrianto Riza, Yoki Firnandi, dan Agus Purwono memakai rompi tahanan seusai mengikuti sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (13/10/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDI

jpnn.comJAKARTA – Sidang perkara oplosan Pertalite menjadi Pertamax dengan terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza tengah berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Kasus yang merebak pada Februari 2025 ini membuat publik geger dan marah. Bahkan, pada saat itu timbul rasa ketidakpercayaan publik sebagai konsumen BBM Pertamina terhadap perusahaan pelat merah tersebut.

Pengamat kebijakan publik dari Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie mengatakan, perkara oplosan Pertalite menjadi Pertamax yang heboh awal tahun 2025 tersebut seperti jauh panggang dari api.

Apalagi selama persidangan tidak terbukti adanya kasus oplosan Pertalite, tetapi yang muncul malah kasus lainnya.

“Seolah-olah kasus oplosan hilang menguap begitu saja ditelan waktu. Netizen yang gencar membongkar kasus itu, justru sekarang diam seribu bahasa. Tak ada lagi analisa dari netizen. Sekarang kasus oplosan sedang dalam tahap peradilan, harusnya netizen heboh dan ikut mengawalnya. Tapi sama sekali gak ada tuh seperti di awal tahun,” ujar Jerry di Jakarta.

Jerry menegaskan, hukum harus ditegakkan, dan pemerintahan Prabowo saat sangat getol untuk memberantas para mafia.

Ia menilai, ramainya kasus oplosan Pertalite menjadi Pertamax, jelas yang dirugikan adalah Kerry dan para terdakwa lainnya.

Selain itu, kasus oplosan Pertalite menjadi Pertamax juga merugikan Pertamina, karena membuat citra perusahaannya menjadi rusak.

Sidang perkara oplosan Pertalite menjadi Pertamax dengan terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza tengah berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita

Tautan Sumber