Presiden asosiasi pasar Chandni Chowk Delhi Sanjay Bhargaw mengatakan bahwa pasar akan tetap tutup pada Selasa, 11 November, setelah ledakan terjadi di dekat Gerbang Stasiun Metro Lal Quila No.1 pada Senin malam, menewaskan sedikitnya 8 orang dan melukai beberapa lainnya.

Petugas pemadam kebakaran di tempat setelah ledakan di sebuah mobil dekat Benteng Merah, di Delhi pada hari Senin.(ANI)

Kepanikan mencengkeram daerah dekat Benteng Merah bahkan ketika otoritas investigasi, termasuk NSG, NIA, dan tim forensik memulai penyelidikan atas insiden tersebut.

Delhi juga segera disiagakan, dan area kejadian ditutup sesuai protokol keselamatan.

Ikuti untuk pembaruan langsung tentang ledakan Benteng Merah

Pasar Chandni Chowk adalah salah satu pasar populer di Delhi, yang banyak dikunjungi orang, terutama selama musim perayaan dan pernikahan.

Baca juga: Apakah Ledakan di Benteng Merah Merupakan Ledakan Bom? Polisi top Delhi membagikan kabar terbaru

Pasca ledakan, terekam secara visual kepulan asap tebal membubung ke udara seiring dengan terlihatnya kendaraan hangus tergeletak di jalan raya.

Berbicara tentang pengalaman ledakan tersebut, Sanjay Bhargaw mengatakan bahwa “rasanya seperti gempa bumi. Gedung kami, yang berjarak hampir 800 meter, berguncang.”

Menurut para pejabat, beberapa kendaraan, termasuk enam mobil, dua becak elektronik, dan satu becak otomatis, rusak akibat ledakan tersebut. Selanjutnya, sepuluh mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi, dan api dapat dikendalikan pada pukul 19.29.

Baca juga: Kekacauan Senin di Delhi: Ledakan Benteng Merah menewaskan 8 jam setelah bahan peledak diangkut di Faridabad

Polisi Delhi dan ahli forensik sedang memeriksa sisa-sisa mobil setelah kejadian tersebut untuk menentukan penyebab ledakan.

Penduduk setempat yang hadir di tempat kejadian menceritakan menyaksikan potongan-potongan tubuh di jalan. “Tidak ada yang tahu apa yang terjadi”, kata seorang warga lokal yang hadir di lokasi tersebut.

Selain Delhi, seluruh Uttar Pradesh dan Mumbai di Maharashtra juga telah disiagakan setelah ledakan di Delhi.

Tautan Sumber