Tiga orang juga terluka dalam serangan itu, menurut gubernur local, sementara Ukraina melaporkan sejumlah orang terluka dalam serangan Rusia.
Diterbitkan Pada 11 Jan 2026
Serangan pesawat tak berawak Ukraina telah menewaskan satu orang dan melukai tiga lainnya di kota Voronezh, Rusia, menurut pejabat setempat.
Gubernur Alexander Gusev mengatakan dalam sebuah posting media sosial pada hari Minggu bahwa seorang wanita muda meninggal semalam di unit perawatan intensif rumah sakit setelah puing-puing dari pesawat tak berawak jatuh ke sebuah rumah selama serangan itu.
Tiga orang lainnya terluka dalam semalam dan lebih dari 10 gedung apartemen, rumah-rumah pribadi dan sebuah sekolah menengah rusak, katanya, seraya menambahkan bahwa pertahanan udara menembak jatuh 17 drone di Voronezh, sebuah kota berpenduduk lebih dari satu juta orang.
“Kota kami menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak terberat sejak dimulainya operasi militer khusus,” kata Gusev di Telegram, menggunakan istilah Moskow untuk perang yang telah berlangsung selama hampir empat tahun di Ukraina.
Belum ada komentar langsung dari Ukraina mengenai apa yang terjadi di Voronezh, namun mereka mengatakan bahwa mereka menyerang sasaran-sasaran di wilayah Rusia untuk mengganggu upaya perang Kremlin dan menanggapi serangan rudal dan drone yang berulang-ulang terhadap kota-kota dan infrastruktur Ukraina, termasuk fasilitas energi.
Serangan itu terjadi setelah Rusia menembakkan rudal hipersonik pada hari Jumat di sebuah lokasi di Ukraina dekat Polandia yang merupakan anggota NATO, sebuah serangan yang digambarkan oleh sekutu Kyiv di Eropa sebagai upaya untuk menghalangi mereka melanjutkan dukungan terhadap Ukraina.
Peluncuran rudal Oreshnik berkemampuan nuklir ini menyusul laporan kemajuan besar dalam pembicaraan antara Ukraina dan sekutunya mengenai cara mempertahankan negara tersebut dari agresi lebih lanjut oleh Moskow jika perjanjian perdamaian yang dipimpin AS tercapai.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan pada hari Sabtu dalam pidato malamnya bahwa perunding Ukraina “terus berkomunikasi dengan pihak Amerika”.
Kepala negosiator Rustem Umerov melakukan kontak dengan mitra AS pada hari Sabtu, katanya.
Secara terpisah, Staf Umum Ukraina mengatakan Rusia menargetkan Ukraina dengan 154 drone semalam hingga Minggu dan 125 pesawat ditembak jatuh.
Di wilayah Zhytomyr di barat laut Ukraina, Gubernur Vitalii Bunechko mengatakan serangan semalam menargetkan fasilitas infrastruktur penting, mengakibatkan dua pekerja dirawat di rumah sakit dan menderita luka sedang.
Secara terpisah, Layanan Darurat Negara Ukraina mengatakan empat orang terluka dalam serangan di desa Movchany, tepat di selatan kota terbesar kedua di negara itu, Kharkiv, yang berjarak sekitar 30 kilometres (18, 6 mil) dari perbatasan Rusia.
“Terjadi kehancuran dan kerusakan pada bangunan tempat tinggal serta kebakaran di location seluas 150 meter persegi (1 614 kaki persegi),” tambahnya.










