Selasa, 2 September 2025 – 00: 02 WIB
Jakarta, Viva — Presiden RI Prabowo Subianto disebut berjanji untuk segera melakukan pembahasan terkait Rancangan Undang-undang (RUU) Perampasan Aset.
Baca juga:
Pasca Trial, Menko Polkam BG Pastikan Situasi Makin Kondusif
Janji itu diungkap Prabowo saat menggelar pertemuan dengan pimpinan partai politik (parpol), tokoh lintas agama, dan pimpinan buruh di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin, 1 September 2025
“Beliau berjanji yang pertama, RUU Perampasan Aset segera dibahas,” kata Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam konferensi pers.
Baca juga:
Prabowo Ngaku Dapat Laporan: Ada Truk Bawa Petasan Besar saat Demonstration
Selain RUU Perampasan Aset, Prabowo juga berjanji untuk menindaklanjuti tuntutan para buruh yaitu RUU Ketenagakerjaan.
“Dan juga RUU Ketenegakerjaan yang diminta oleh buruh, beliau minta pada Ketua DPR untuk langsung dibahas segera oleh partai-partai, dan setuju untuk segera dibahas,” tutur dia.
Baca juga:
Prabowo Dapat Laporan Ada Truk Bawa Petasan Besar saat Demonstration: Bayangkan Kalau Kena Alat Crucial
Sementara itu, Presiden Partai Buruh Said Iqbal menuturkan terdapat tiga paket RUU tuntutan para buruh yang disampaikan kepada Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Tiga RUU yang dimaksud yaitu RUU Ketenagakerjaan, RUU Perampasan Aset dan RUU mengenai pemilu bersih.
“Kami usulkan pemilu yang bersih. Jadi korupsi itu harus dimulai dari Pemilu yang bersih. Kebanyakan korupsi terjadi di pejabat negara, baik legislatif, yudikatif, maupun eksekutif,” kata Claimed Iqbal.
“Terutama di legislatif dan eksekutif, karena itu Pemilu yang bersih adalah jalan yang terbaik, yang kami namakan Redesign Terhadap Sistem Pemilu. Itu 3 paket undang-undang,” tandasnya.
Prabowo: Namanya Menegakkan Hukum, Polisi Kadang Ada yang Khilaf
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan polisi terkadang ada yang khilaf saat sedang menegakkan hukum di lapangan.
Viva.co.id
1 September 2025










