Jumat, 12 September 2025 – 17:40 WIB

Tangerang Selatan, VIVA – Polisi mengungkap pemicu ledakan misterius di Jalan Talas II, Pondok Cabe Hilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.

Baca juga:

Tragedi Sumur Minyak Ilegal Meledak di Blora, Bayi Abu Dhabi Meninggal

Detasemen Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya yang dipimpin Kompol Nofriansyah ke lokasi. Dari hasil pemeriksaan, ledakan dipicu akumulasi gas dalam ruangan tertutup yang tersulut percikan api.

“Hasil olah TKP menunjukkan bahwa ledakan gas disebabkan oleh akumulasi gas dalam ruangan tertutup yang terpicu percikan api,” demikian bunyi keterangan tertulis yang dikeluarkan Polda Metro Jaya, dikutip Jumat, 12 September 2025.

Baca juga:

Update Ledakan Misterius di Pamulang: 7 Warga Jadi Korban dan 8 Rumah Hancur

Atap rumah hancur usai menjadi korban ledakan misterius di Pondok Cabe Ilir

Tim juga menemukan sejumlah fakta di lapangan. Yang pertama, regulator gas dalam kondisi rusak dan dililit isolasi hitam, lalu tabung gas 12 kilogram sudah kosong, serta tuas kompor masih dalam posisi menyala. Sejumlah barang di sekitar juga terlihat hangus akibat efek api.

Baca juga:

Kesaksian Warga Pondok Cabe Ilir Soal Ledakan Misterius: Nggak Ada Api, Tiba-Tiba Rumah Hancur

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya residu bahan peledak di lokasi kejadian. Olah TKP dinyatakan selesai dan dilanjutkan dengan serah terima berita acara kepada Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, polisi mengungkap ledakan di Jalan Talas II, Pondok Cabe Hilir, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, menyebabkan tujuh warga mengalami luka-luka.

Tiga diantaranya harus dirawat intensif di rumah sakit. Kapolres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Victor Daniel Henry Inkiriwang, membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut.

“Tujuh warga terluka, tiga dirawat secara intensif. Sementara empat lainnya sudah diperiksa dan diperbolehkan rawat jalan,” ujarnya, Jumat, 12 September 2025.

Korban ledakan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Tim medis dan aparat gabungan dikerahkan ke lokasi untuk memberikan pertolongan pertama serta membantu warga terdampak. Dari hasil pendataan sementara, delapan rumah rusak, dengan empat diantaranya mengalami kerusakan berat.

Halaman Selanjutnya

Tiga diantaranya harus dirawat intensif di rumah sakit. Kapolres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Victor Daniel Henry Inkiriwang, membenarkan adanya korban dalam insiden tersebut.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber