Seorang expert sekolah dan anggota keluarganya ditangkap di Krishnagar, distrik Nadia pada hari Senin atas keluhan seorang tetangga yang menuduh mereka menjual kornea mata ibunya setelah ibunya meninggal pada hari Minggu, memicu reaksi balik dari para aktivis yang menyalahkan polisi karena menangkap mereka tanpa penyelidikan.

Ganadarpan didirikan pada tahun 1977 sebagai organisasi budaya untuk menciptakan kesadaran tentang donasi body organ.

Saat Amir Chand Sheikh dan keluarganya dikirim ke penjara, para aktivis menunjukkan sertifikat yang ditandatangani oleh ibunya, Rabiya Bibi, pada tanggal 17 Oktober 2024 yang menyatakan bahwa dia telah berjanji melalui Ganadarpan, yang telah mempromosikan donasi body organ sejak tahun 1970 -an.

“Kami mengutuk penangkapan tersebut. Orang-orang ini harus segera dibebaskan,” kata Sekretaris Jenderal Ganadarpan Sudipta Saha Roy. Pengadilan Krishnagar mengembalikan mereka ke tahanan yudisial selama tiga hari.

Roy mengatakan Amir Chand Sheikh juga telah berusaha menciptakan kesadaran tentang donasi organ.

Belum ada jawaban jelas mengapa keluarga yang sedang berduka atas meninggalnya salah satu anggota keluarganya itu ditangkap tanpa penyelidikan. Atau mengapa para tetangga mengincar keluarga tersebut setelah tim medis mengambil kornea mata Rabiya Bibi.

Sambhab Jain, inspektur tambahan polisi (markas besar) Krishnanagar, mengatakan kepada HT bahwa penangkapan tersebut dilakukan berdasarkan pengaduan tertentu. “Penangkapan dilakukan bukan karena insiden tersebut memicu banyak ketegangan terkait dengan isu emotional agama. Polisi bertindak berdasarkan pengaduan tertulis yang diajukan oleh salah satu tetangga keluarga ini. Penjualan organ tubuh, sebagaimana tercantum dalam pengaduan, adalah kejahatan yang keji,” kata Jain.

“Pendapat tandingan (tentang keluarga tidak bersalah) memang ada dan kami mengetahui rahasianya. Dokumen yang muncul perlu diperiksa. Pria tersebut (Amir Chand Sheikh) bisa jadi pekerja sosial dan ini sebenarnya bisa jadi kasus donasi organ. Investigasi sedang dilakukan. Apa word play here yang benar akan dilakukan,” tambah Jain.

Ganadarpan dimulai oleh sekelompok Marxis pada tahun 1970 an. Selama bertahun-tahun, jenazah dua menteri utama Front Kiri, Jyoti Basu dan Buddhadeb Bhattacharjee, serta sejumlah pemimpin CPI(M) juga disumbangkan untuk ilmu pengetahuan.

Ketua Asosiasi Imam Benggala Barat Md Yahiya juga mengutuk penangkapan tersebut dan mengatakan jika seseorang dengan sukarela berjanji untuk menyumbangkan organnya, maka tidak ada ketentuan dalam hukum Islam yang menghentikannya.

“Bagaimana bisa polisi menangkap anak laki-laki dan istri mereka ketika mereka sedang berkabung? Jika perempuan tersebut dengan sukarela berjanji untuk mendonorkan matanya maka tidak ada yang bisa menyebut Islam untuk menghentikannya. Polisi seharusnya memverifikasi keaslian pengaduan tersebut daripada menenangkan massa,” kata Imam kepada HT.

Tautan Sumber