Video dari Tater menimbulkan gelombang kemarahan. Video ini menampilkan para orang tua yang turun dari daerah pegunungan dalam kondisi musim dingin dengan mengenakan sepatu kets dan bersama anak-anak kecil yang diikatkan pada gendongan. Rekaman tersebut memicu perdebatan tajam tentang perjudian, tanggung jawab, dan risiko yang ditimbulkan oleh perilaku serupa, terutama bagi anak-anak.
Kamera menangkap orang tua dengan anak kecil yang turun dari puncak Tatra dalam kondisi yang biasanya dilakukan oleh pendaki yang lebih berpengalaman dengan perlengkapan musim dingin. Orang dewasa tidak memiliki crampon atau alas kaki yang sesuai dan bergerak di medan yang licin dan terkadang dingin.
Penulis postingan tersebut tidak mengambil serbet dan menyebut perilaku orang tua tersebut tidak dapat diterima. “Membawa balita dan anak berusia 2-3 tahun ke medan seperti itu, dengan sepatu yang tidak sesuai dan tanpa crampon, bukanlah tindakan mendaki. Ini sangat membahayakan nyawa anak-anak sendiri.” itu biayanya dalam teks video. Menurut situs tersebut, hal tersebut bukan lagi kecintaan terhadap pegunungan, melainkan kegagalan akal sehat.
Postingan tersebut pun langsung memicu perbincangan hangat. Masyarakat setuju bahwa perilaku seperti itu melampaui batas keberanian dan berubah menjadi pertaruhan yang tidak perlu. “Orangtua Terbaik Tahun Ini,” menyatakan satu komentar dengan datar. Yang lain bertanya apakah itu lebih merupakan kebodohan atau tidak bertanggung jawab.
Sejumlah tanggapan juga menyoroti fakta bahwa kondisi aman tidak dapat diandalkan di Tatras selama periode tertentu. Ironisnya, beberapa komentator mengingatkan bahwa salju dan permukaan licin bukanlah hal yang aneh di musim dingin. Yang lain secara terbuka mengkritik fakta bahwa orang dewasa berangkat ke gunung dengan sepatu kets kota.
Pada saat yang sama, pengalaman penyelamat gunung menunjukkan bahwa meremehkan peralatan di pegunungan musim dingin adalah salah satu penyebab paling umum dari intervensi. Medan yang licin, perubahan cuaca yang cepat, dan kelelahan secara signifikan meningkatkan risiko terjatuh, bahkan pada rute yang tampaknya tidak berbahaya di musim panas. Para ahli berulang kali menunjukkan bahwa perlengkapan musim dingin yang tepat bukanlah formalitas. Sepatu bot tinggi yang kokoh, crampon hiking, tongkat, dan pakaian yang sesuai dapat menentukan apakah suatu perjalanan berubah menjadi perjuangan seumur hidup Anda. Dalam kasus anak kecil, tanggung jawab orang dewasa sangatlah penting.














