Senin, 9 Februari 2026 – 14:13 WIB

Kairo, VIVA – Kerja sama pendidikan Islam antara Indonesia dan Mesir terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Al-Azhar Kairo kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi dengan Indonesia, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang keilmuan Islam yang moderat, inklusif, dan berorientasi global.

Baca Juga:

KPK OTT di PN Depok, MA: Bantu Bersih-bersih Hakim

Penguatan kolaborasi tersebut tercermin dalam pertemuan resmi antara pimpinan Al-Azhar dan delegasi ASFA Foundation yang berlangsung di Kairo pada Minggu, 8 Februari 2026. Delegasi ini terdiri dari 45 pimpinan pesantren dari 22 provinsi di Indonesia yang mengikuti program short course, serta 150 mahasiswa S2 dan S3 Al-Azhar penerima beasiswa Lazis ASFA. Pertemuan ini menjadi ruang dialog strategis untuk membahas peran pendidikan Islam dalam menjawab tantangan zaman serta memperkuat nilai wasathiyah di tingkat internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Muhammad Abdurrahman Ad-Duwaini, dan Grand Mufti Mesir, Prof. Dr. Nadhir Muhammad Ayyadh, menilai Indonesia sebagai mitra penting dalam pengembangan ulama moderat. Apresiasi pun disampaikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto atas dukungan negara terhadap penguatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia, terutama bagi mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Al-Azhar.

Baca Juga:

Aktivitas Keluarga Berubah di Masa Depan, Peran AI Kian Dominan

“Dukungan ini sangat vital untuk melahirkan ulama yang mumpuni di masa depan,” ujar petinggi Al-Azhar tersebut.

Selain peran negara, Al-Azhar juga menyoroti kontribusi sektor filantropi dalam mendukung keberlanjutan pendidikan Islam global. Ketua Dewan Pembina ASFA Foundation, H. Samsudin Andi Arsyad atau Haji Isam, dinilai memiliki kepedulian besar melalui dukungan berkelanjutan bagi mahasiswa dan program kolaborasi dengan Al-Azhar.

Baca Juga:

Ahli Waris Mpok Alpa Sudah Ditetapkan, Harta Kekayaan Jatuh ke Tangan Siapa?

“Kami mendoakan agar Allah senantiasa menjaga beliau (Haji Isam), serta memberikan kemudahan dan taufik dalam segala usahanya. Dukungan beliau terhadap program kolaborasi ASFA dan Al-Azhar sangat dirasakan manfaatnya,” ungkap Syaikh Ad-Duwaini.

Kerja sama antara Al-Azhar dan ASFA Foundation sendiri tidak terlepas dari peran almarhum Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo sebagai inisiator utama. Dalam kurun tiga tahun terakhir, kolaborasi ini berkembang melalui berbagai program strategis, mulai dari beasiswa pendidikan, pelatihan kepemimpinan pesantren, seminar internasional, hingga riset kolaboratif.

Halaman Selanjutnya

Sinergi tersebut mencapai puncaknya melalui penyelenggaraan wisuda internasional Al-Azhar yang digelar dua tahun berturut-turut pada November 2024 dan November 2025. Bersama ASFA Foundation, Al-Azhar mewisuda lebih dari 1.900 lulusan dari 46 negara, menegaskan peran pendidikan Islam sebagai jembatan perdamaian global.

Tautan Sumber