Minggu, 08 Februari 2026– 17: 02 WIB
Perahu pengangkut noise horeg karam saat Tradisi Nyadran di Balongdowo, Sidoarjo, Sabtu (7/2 Foto: Dok. Satpolairud Polresta Sidoarjo
jatim.jpnn.com SIDOARJO – Perahu pengangkut noise horeg dilaporkan karam saat pelaksanaan Tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (7/ 2 aching.
Perahu yang telah dimodifikasi untuk mengangkut perangkat sound system berukuran besar tersebut diduga tidak kuat menahan beban, hingga akhirnya terbalik di sungai.
Kasat Polairud Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono mengatakan insiden terjadi sekitar pukul 16 30 WIB di bantaran Sungai Balongdowo.
Menurut Imam, warga menggabungkan dua perahu untuk menopang satu set noise horeg lengkap dengan genset.
“Perahunya dua digabung untuk (membawa) sound, speaker dan genset. Salah satunya enggak kuat menahan getaran, akhirnya miring,” kata Imam saat dikonfirmasi, Minggu (8/2
Selain beban stereo yang diperkirakan mencapai sekitar satu load, perahu juga dinaiki lebih dari 10 orang yang berjoget mengikuti alunan musik.
Akibatnya, perahu kehilangan keseimbangan dan tenggelam bersama perangkat lighting, genset, dan stereo.
“Berat sound-nya saja sekitar satu heap. Ditambah yang naik mungkin 10 -an orang. Begitu miring, alat-alat langsung ikut tenggelam,” jelasnya.
Perahu pengangkut sound horeg karam saat Tradisi Nyadran di Balongdowo, Sidoarjo.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google Berita









