Arena multifungsi modern di distrik Santa Giulia Milan seharusnya menjadi permata Olimpiade tahun ini. Namun tempat ini pun tak luput dari urusan belum selesai yang menimpa pihak penyelenggara hanya beberapa hari sebelum upacara pembukaan. Namun dalam kasus aula ini, hal itu tidak boleh berakibat fatal.
“Apakah kita sudah menyelesaikan semua ruang di kampus? Tidak,” akui Direktur Eksekutif Komite Olimpiade Internasional, Christophe Dubi. “Tetapi apakah hal itu mutlak diperlukan untuk Olimpiade? Tidak,” tambahnya dalam satu tarikan napas, seraya mengatakan bahwa segala sesuatu yang penting bagi publik, media, dan atlet akan menjadi yang terbaik. “Apakah ada hal lain yang bisa kami lakukan? Ya. Kami masih bekerja keras,” meyakinkan Dubi.
Selain tukang bangunan, polisi juga sibuk. Berbeda dengan pengrajin, mereka tidak berjuang melawan waktu, namun melawan gelombang kejahatan yang ada di sekitarnya. Pengedar narkoba di Stasiun Rogoredo merupakan masalah besar. Layanan antar-jemput untuk ribuan pengunjung Olimpiade akan disiapkan dari sini.
Petugas penegak hukum berulang kali melakukan intervensi di wilayah tersebut. Seminggu yang lalu, situasi meningkat dalam sebuah tragedi ketika seorang polisi menembak dan membunuh seorang pecandu narkoba asal Maroko setelah seorang penyerang menodongkan pistol ke arahnya. Momen mengerikan juga terjadi pada hari Minggu, ketika seorang pria berkebangsaan Tiongkok mencuri senjata seorang polisi dan melarikan diri. Meskipun dia selamat dari baku tembak berikutnya dengan patroli, dia saat ini dirawat di rumah sakit karena luka serius.
Orang Italia sudah sibuk beberapa hari sebelum dimulainya Olimpiade.
Penulis: ČTK / AP / Luca Bruno













