Kondisi kesehatan Jan Darmovzal mempersulit aktivitas sehari-harinya setelah kembali dari penjara Venezuela, namun kondisinya semakin membaik. Dalam pernyataan yang dikirim ke ČTK, dia menggambarkan kondisi tidak manusiawi di penjara tempat pihak berwenang Venezuela menahannya dari September 2024 hingga Januari tahun ini. Ia juga berterima kasih kepada semua orang yang berpartisipasi dalam pembebasan dan pemindahannya ke Republik Ceko, serta meminta masyarakat dan media untuk menghormati privasi. Pada malam tanggal 18 Januari, seorang tentara khusus membawanya bersama tiga mantan tahanan lainnya dari Venezuela ke Praha. Darmovzal ingin membantu tahanan politik lain yang masih belum dibebaskan oleh rezim Venezuela.

“Tidak ada perawatan medis yang efektif. Suhu dingin yang terus-menerus dan kurangnya kebersihan sering kali menyebabkan komplikasi kesehatan yang sangat serius bagi hampir semua tahanan. Hari-hari berlalu dalam tekanan dan ketidakpastian yang terus-menerus tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Isolasi total amount, tidak ada akses terhadap informasi, tidak ada kunjungan konsuler.” Darmovzal menggambarkan kondisi penjara. Menurutnya, prosedur tersebut dimaksudkan untuk sepenuhnya memisahkan narapidana dari apa yang terjadi di balik tembok penjara.

Dia menggambarkan perlakuan terhadap narapidana sebagai tidak manusiawi disertai dengan hukuman psikologis dan fisik yang terus-menerus. “Hal ini menyebabkan beberapa upaya bunuh diri oleh tahanan lain, yang menyebabkan banyak langkah menyedihkan dan kondisi yang semakin memburuk,” dia menambahkan.

Kesehatannya berangsur-angsur membaik di Republik Ceko, namun hal itu masih mempersulit aktivitas sehari-harinya. “Saya meminta masyarakat dan media untuk menghormati privasi saya dan keluarga saya karena kami telah melalui cobaan berat dan akan membutuhkan waktu untuk menenangkan diri kembali.” menyatakan

Dalam pernyataannya, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang turut serta dalam penyelesaian pembebasannya dari penjara, serta awak pesawat yang mengangkutnya dari Caracas ke Praha. “Saya sekarang ingin mengarahkan dukungan yang telah terkumpul selama ini ke tempat yang paling membutuhkan, untuk pembebasan dan bantuan tahanan politik lainnya yang masih belum dibebaskan oleh rezim Venezuela, di antaranya adalah banyak teman saya yang telah membantu saya di masa-masa sulit.” tulis Jan Darmovzal dalam sebuah pernyataan.

Malaikat Maut telah membunuh dan menghidupkan kembali seperti obat! Seorang paramedis gila membunuh 87 orang

Pihak berwenang Venezuela menahan Darmovzal selama kunjungan wisatanya ke negara tersebut pada bulan September 2024, dengan tuduhan bahwa dia akan ikut serta dalam komplotan untuk membunuh Presiden Nicolás Maduro dan menggulingkan pemerintah di sana. Diplomasi Ceko mengatakan bahwa klaim tersebut tidak memiliki dasar yang nyata. Dengan dalih serupa, pihak berwenang Venezuela menahan warga asing lainnya. Organisasi non-pemerintah Foro Penal menggambarkan Darmovzal sebagai orang yang ditahan karena tujuan politik. Dia menghabiskan 16 bulan di penjara. Intervensi AS, yang menangkap presiden otoriter Maduro, juga berkontribusi pada pembebasannya. Pemerintah Venezuela kemudian mulai membebaskan tahanan politik dalam jumlah yang lebih besar.

Menurut informasi dari organisasi Foro Penal pada hari Rabu, pihak berwenang Venezuela telah membebaskan 350 tahanan politik sejak 8 Januari. Pekan lalu pada hari Jumat, organisasi tersebut mengatakan 711 tahanan politik masih berada di penjara.

Mantan suami Jill Biden: Dia membunuh istrinya!

Tautan Sumber