Kamis, 15 Januari 2026 – 09: 11 WIB

Jakarta — Kado awal tahun berupa pembayaran dividen dibagikan PT Financial institution Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kepada para pemegang saham pada Kamis, 15 Januari 2026

Baca Juga:

IHSG Dibuka Menghijau dan Berpotensi Lanjut Menguat Ikuti Bursa Asia

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Rabu (17/ 12, BBRI telah menetapkan dividen interim tunai untuk Tahun Buku 2025 sekurang-kurangnya Rp 20, 6 triliun atau setara dengan Rp 137 per saham, dan akan dibayarkan kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 2 Januari 2026 ( tanggal perekaman

Sekretaris Perusahaan BRI Dhanny menyampaikan bahwa pembayaran dividen ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham yang didasarkan pada kinerja keuangan perseroan yang solid, didukung oleh pertumbuhan pembiayaan UMKM serta pengelolaan risiko yang terjaga secara konsisten.

Baca Juga:

Analis Prediksi IHSG Reli, Simak 5 Rekomendasi Saham Potensial Cuan

Berdasarkan struktur kepemilikan saham, dari total dividen interim tersebut, BRI akan menyetorkan dividen kepada Negara Republik Indonesia sebesar Rp 11 triliun. Sementara itu, sisanya akan dibagikan secara proporsional kepada seluruh pemegang saham publik yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal perekaman.

Adapun, pembagian dividen ini mengacu pada kinerja keuangan BRI per 30 September 2025 di mana secara konsolidasian laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp 41, 23 triliun.

Baca Juga:

Gebrakan Trump Bikin Saham Financial Institution Besar AS Rontok, JP Morgan hingga Citigroup Tertekan

Pembagian dividen acting ini telah memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Undang-Undang Perseroan Terbatas, Peraturan OJK terkait keterbukaan informasi, serta Anggaran Dasar Perseroan yang telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia.

“Melalui pembayaran dividen acting ini menjadi bukti nyata kinerja strong BRI serta essential bisnis yang kuat, sejalan dengan strategi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan dalam mendukung perekonomian nasional, khususnya melalui penguatan pembiayaan UMKM dan transformasi berkelanjutan BRI ke depan. Selain itu sebagai bank milik negara, pembagian dividen acting ini juga menjadi wujud kontribusi nyata BRI dalam mendukung pembangunan nasional,” tutup Dhanny.

IHSG

IHSG Dibuka Menghijau Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Variatif dan Wall Road Anjlok

IHSG dibuka menguat 39 poin atau 0, 44 persen di degree 9 072 pada pembukaan perdagangan Kamis, 15 Januari 2026, namun berpotensi terkoreksi pada perdagangan hari ini.

img_title

VIVA.co.id

15 Januari 2026

Tautan Sumber