Jumat, 9 Januari 2026 – 22:30 WIB

VIVA – Meski teknologi digital terus berkembang pesat dalam industri otomotif, studi terbaru mengungkap bahwa mayoritas pembeli mobil tetap lebih nyaman menggunakan cara konvensional saat membeli kendaraan.

Baca Juga:

Wajah Baru Mitsubishi Triton Muncul Diam-diam, Pasar Ini Kebagian Duluan

Dari menandatangani dokumen hingga membahas pembiayaan, pengalaman tatap muka masih menjadi preferensi utama bagi konsumen, menegaskan bahwa transaksi mobil tetap dianggap sebagai keputusan besar yang membutuhkan “sentuhan nyata”.

Ilustrasi Sedang Membeli Mobil

Baca Juga:

Industri Ungkap Segmen Kunci yang Bisa Angkat Penjualan Mobil

Menurut 2025 F&I Shopper Study, dikutip VIVA Jum’at, 9 Januari 2026, sekitar 55 persen pembeli menandatangani dokumen pembelian secara fisik, sementara 53 persen menyatakan ini adalah metode yang mereka sukai. Sebaliknya, hanya 25 persen responden yang memilih tanda tangan digital, dan opsi campuran kertas-digital hanya dipilih 17 persen .

Menariknya, preferensi ini tidak terbatas pada pembeli berusia lebih tua. Bahkan lebih dari setengah pembeli muda, termasuk generasi Z (18–26 tahun), juga menyukai dokumen fisik karena memberi rasa aman dan kontrol lebih saat menyelesaikan transaksi besar.

Baca Juga:

Peta Otomotif Asia Tenggara Berubah, Mobil Jepang Mulai Tersingkir

Selain dokumen, proses pembiayaan juga menunjukkan pola serupa. Survei CarGurus menemukan bahwa hanya 31 persen pembeli melakukan pra-kualifikasi kredit secara online, sementara 29 persen memilih membahas pembiayaan langsung di dealer, dan 34 persen mengurus semuanya di dealer tanpa interaksi digital.

Hal ini menunjukkan bahwa pembeli menginginkan kepercayaan dan kejelasan langsung saat berurusan dengan pinjaman atau persyaratan kredit, terutama karena ini melibatkan keputusan finansial besar.

Digital Masih Berguna, Tapi Untuk Tahap Awal

Meskipun konsumen lebih suka menyelesaikan dokumen dan negosiasi secara langsung, alat digital tetap digunakan untuk tahap awal pembelian. Banyak pembeli memanfaatkan internet untuk:

– Menelusuri model mobil

– Membandingkan harga

– Memeriksa opsi pembiayaan awal

Setelah itu, proses penandatanganan dan negosiasi tetap dilakukan di dealer secara tatap muka, menciptakan pengalaman hybrid yang memadukan kenyamanan digital dan keamanan tradisional.

Ilustrasi beli mobil bekas.

Ilustrasi beli mobil bekas.

Studi ini menegaskan bahwa meski digital mempermudah proses awal, banyak pembeli mobil masih menginginkan pengalaman tradisional saat transaksi penting. Dokumen fisik, negosiasi di dealer, dan pembiayaan tatap muka memberikan rasa aman, kontrol, dan kepercayaan yang sulit digantikan sepenuhnya oleh teknologi.

Hyundai Palisade

Tampilan Gagah Banget, Segini Biaya Bulanan Pakai Hyundai Palisade di Jakarta

Hyundai Palisade terbaru menjadi salah satu SUV besar yang banyak dilirik konsumen kelas atas di Jakarta.

img_title

VIVA.co.id

10 Januari 2026

Tautan Sumber