Dengan hati yang bersyukur dan pandangan ke depan, komunitas Katolik di New York menerima berita bersejarah: Bapa Suci, Paus Leo XIV, telah menunjuk Hicks sebagai Uskup Agung New York ke-11, sekaligus menerima pengunduran diri Uskup Agung Timothy Michael Dolan, yang dengan setia melayani keuskupan agung tersebut sejak tahun 2009. Transisi ini menandai momen kesinambungan dan pembaruan bagi Gereja yang berakar kuat pada kehidupan spiritual dan sosial kota tersebut.

Monsignor Hicks, 58, datang ke New York dengan latar belakang pastoral yang kuat dan komitmen yang terbukti dalam pelayanan. Saat ini beliau menjabat sebagai Uskup di Keuskupan Joliet, di timur laut Illinois, dan sebelumnya menjabat sebagai Uskup Auxiliary di Keuskupan Agung Chicago antara tahun 2018 dan 2020. Mereka yang pernah bekerja bersamanya menyoroti kedekatannya dengan komunitas, pendengarannya yang penuh perhatian, dan keyakinannya bahwa Injil dihayati dengan tindakan nyata, terutama ketika mendampingi mereka yang paling rentan.

Monsignor Ronald A. Hicks akan memimpin Gereja Katolik di New York.
Kredit: Keuskupan Agung New York | Kesopanan

Bagi keuskupan agung yang beragam dan dinamis seperti Keuskupan Agung New York, penunjukan pendeta baru selalu merupakan undangan untuk memperbarui misi. New York adalah rumah bagi jutaan umat beriman dari berbagai budaya dan bahasa, dan Gereja secara historis telah menjadi titik pertemuan, kenyamanan dan harapan. Dalam konteks ini, kepemimpinan Uskup Agung terpilih Hicks muncul sebagai peluang untuk memperkuat pelayanan pastoral, meningkatkan persatuan dan memperdalam komitmen sosial yang menjadi ciri Gereja di kota tersebut.

Dari Badan Amal Katolik Keuskupan Agung New York, kabar ini diterima dengan gembira. Lembaga tersebut, yang setiap hari memberikan bantuan dan menciptakan harapan bagi tetangga yang membutuhkan—mulai dari program makanan dan perumahan hingga layanan bagi imigran, keluarga dan orang lanjut usia—menyatakan keyakinannya terhadap visi pastoral uskup agung yang baru. “Kami diberkati untuk merangkul kepemimpinannya, visinya dan pelayanan pastoralnya saat kami melanjutkan misi kami untuk melayani mereka yang paling membutuhkan di New York,” kata direktur eksekutifnya, J. Antonio Fernández.

Pada saat yang sama, pengumuman ini merupakan kesempatan untuk mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kardinal Dolan atas pengabdiannya yang tak kenal lelah selama lebih dari satu dekade. Di bawah bimbingannya, keuskupan agung menavigasi masa-masa sulit dan menegaskan kembali kehadiran publik dan komitmennya terhadap amal, iman, dan martabat manusia.

Saat ini, komunitas Katolik diundang untuk berdoa bagi Uskup Agung terpilih Hicks saat ia memulai babak baru pelayanannya. Dengan iman, harapan dan semangat pelayanan yang diperbarui, New York bersiap untuk berjalan bersama gembala barunya, menjawab panggilan Kristus untuk mengasihi sesama kita dan membangun kota yang lebih adil dan penuh kasih bagi semua.

Ionut Gitan, Badan Amal Katolik Keuskupan Agung New York

Tautan Sumber