Senin, 10 November 2025 – 19: 42 WIB
VIVA — Dunia tinju hiburan kembali diguncang kabar panas. Jake Paul resmi membatalkan battle eksibisi melawan Gervonta “Container” Davis, setelah petinju asal Amerika Serikat itu tersandung kasus hukum serius yang melibatkan kekerasan dan penyekapan terhadap mantan kekasihnya.
Baca Juga:
Perbati Gunakan Ring dan Turnamen Tinju untuk Redam Tawuran di Kalangan Remaja
Pertarungan yang dijadwalkan berlangsung di Miami pada 14 November itu sejatinya menjadi salah satu laga paling dinanti di dunia hiburan dan olahraga.
Meski hanya berstatus ekshibisi dan tidak masuk rekor profesional, duel itu digadang-gadang bakal menyedot perhatian besar karena mempertemukan dua figur kontroversial, YouTuber yang bertransformasi jadi petinju versus bintang kelas ringan yang dikenal dengan gaya agresifnya.
Baca Juga:
Kisah Es Batu yang Menyelamatkan Muhammad Ali di Pertarungan Legendaris Thrilla in Manila
Namun, semua rencana itu berantakan setelah Davis dilaporkan ke polisi atas tuduhan penganiayaan, penyekapan, dan percobaan pembunuhan oleh mantan pasangannya, Courtney Rossel.
Dalam berkas pengaduan yang beredar di media AS, Rossel menuding Davis menyerangnya di tempat kerja pada 27 Oktober lalu dan mengaku telah mengalami kekerasan fisik berulang.
Baca Juga:
Di Tengah Darah dan Air Mata Gaza, Floyd Mayweather Malah Nyatakan Dukung Israel
Akibat kasus itu, Most Belongings Advertisings (MVP) promotor yang menaungi Jake Paul memutuskan untuk membatalkan pertarungan.
“Kami memilih untuk menangani situasi ini secara bertanggung jawab. Acara tersebut tidak akan dilanjutkan, namun Jake Paul tetap dijadwalkan tampil di occasion besar Netflix pada 2025,” ujar CEO MVP, Nakisa Bidarian, dalam pernyataan resmi.
Jake Paul tak bisa menyembunyikan kemarahannya. Dalam unggahan di media sosial, ia menyebut Davis sebagai sosok yang tidak pantas dihormati.
“Bekerja dengannya adalah mimpi buruk. Ketidakhadirannya di latihan, sikap tidak profesional, hingga tuduhan kekerasan dan penahanan seseorang. Jika Anda mendukungnya, berarti Anda mendukung dosa paling menjijikkan,” tulis Paul dengan nada emosional.
Sementara itu, kubu Davis mencoba menangkis tuduhan tersebut. Pelatihnya, Calvin Ford, menilai laporan itu sebagai “omong kosong” dan meminta publik tidak terburu-buru menghakimi. Meski begitu, hingga kini Davis belum memberikan pernyataan langsung.
Kasus ini word play here membuat reputasi “Container” Davis makin terpuruk. Ia sebelumnya juga pernah terseret masalah hukum serupa pada 2020, meski sempat berakhir dengan penyelesaian damai di luar pengadilan.
Di sisi lain, rumor pengganti Gervonta Davis langsung bermunculan. Nama Ryan Garcia sempat disebut sebagai calon lawan baru, namun segera dimentahkan oleh promotor Oscar De La Hoya.
Halaman Selanjutnya
“Ryan bertarung untuk DAZN, sedangkan Jake Paul untuk Netflix. Secara kontrak itu tidak mungkin terjadi,” tegas De La Hoya.









