Selasa, 03 Februari 2026 – 08:00 WIB
Nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. ANTARA/Rendhik Andika
kalsel.jpnn.comPALANGKA RAYA – Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Ika Priti mengingatkan nelayan dan masyarakat di sepanjang pesisir selatan Kalteng mewaspadai gelombang laut setinggi 1,5 meter.
“Waspadai potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter di wilayah perairan selatan Kalimantan Tengah selama sepekan,” kata Ika di Palangka Raya, Senin.
Dia juga mengimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut karena tinggi gelombang tersebut masuk kategori rendah hingga sedang.
Pihaknya pun meminta warga pesisir juga waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus (CB) yang berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang air laut.
Dia menambahkan, selama sepekan ke depan potensi kecepatan angin diperkirakan antara 5-20 kilometer/jam. Angin ini umumnya bertiup dari arah barat daya menuju utara.
“Sementara untuk suhu udara berkisar antara 23 sampai 33 derajat Celsius. Kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen,” kata Ika Priti.
Masyarakat pun dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses layanan yang diberikan BMKG melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.
Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Kalteng yang meliputi 13 kabupaten dan satu kota, selama sepekan mendatang juga diperkirakan tidak ada potensi hujan yang disertai angin kencang dan sambaran petir.
BMKG mengingatkan kepada para nelayan di selatan Kalteng untuk waspada gelombang tinggi.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google Berita









