Apakah berbahaya makan nasi setelah 24 jam? Tidak, bahayanya bukan terletak pada waktu, tapi pada metode konservasi Nasi yang dimasak adalah lahan subur Bacillus cereus bakteri yang mampu menyebabkan keracunan makanan jika tidak ditangani berdasarkan aturan ketat keamanan pangan
Risiko mikrobiologis beras
Insinyur pangan dan penyebar konten keamanan pangan, Mariana Zapién menjelaskan bahwa bakteri ini memiliki kemampuan untuk membentuk spora Ini bertindak sebagai “pelindung” yang memungkinkan mereka bertahan dalam suhu memasak yang tinggi dan bahkan dinginnya lemari es.
Beras adalah makanan pokok dan serbaguna yang dikonsumsi oleh jutaan orang di seluruh dunia. Meski mudah dimasak, ia memiliki risiko mikrobiologis yang unik.
Di luar mitos, itu “sindrom nasi goreng” Ini adalah kenyataan yang didokumentasikan oleh bukti ilmiah. Ketika biji-bijian terhidrasi dan dipanaskan, spora menemukan lingkungan yang suitable untuk berkecambah. Jika nasinya masih tersisa di dalam “Zona Bahaya” (antara 5 ° C dan 60 ° C) bakteri dilepaskan racun termostabil yang sangat resisten.
Bagaimana bakteri muncul pada nasi

Jika Anda membiarkan nasi pada suhu kamar selama beberapa jam, spora akan aktif dan bakteri mulai berkembang biak racun Penting untuk diingat bahwa dingin tidak membunuh bakteri. Bacillus cereus itu hanya “menidurkannya”, dan panas microwave tidak selalu cukup untuk menetralkan racun termostabil yang telah terbentuk.
Ketika biji-bijian terhidrasi dan dipanaskan, spora Bacillus cereus Mereka menemukan lingkungan yang sempurna untuk berkecambah. Jika nasi menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam “Zona Bahaya” (antara 5 ° C dan 60 ° C), bakteri melepaskan racun yang dapat bertahan hidup.
- Perangkap Terlalu Panas: Banyak yang percaya bahwa “melakukan pemanasan yang baik” menyelesaikan segalanya. Kesalahan. Jika toksinnya sudah ada, panasnya hanya akan membuat nasi menjadi panas, namun tetap beracun.
- Manajemen Kelembaban: Beras sangat keropos. Menyimpannya dalam wadah yang besar dan dalam akan menahan panas di bagian tengahnya selama berjam-jam, sehingga memudahkan pertumbuhan bakteri bahkan di dalam lemari es.
- Kehidupan Pelayanan Sebenarnya: Meskipun postingan tersebut menyebutkan 3 hari, rekomendasi keamanan pangan yang paling ketat menyarankan jangan melebihi 48 jam untuk menjaga kualitas optimum dan risiko minimal.
Cara menyimpan beras

Saat membuat nasi dalam jumlah banyak, yang perfect adalah membaginya dalam wadah datar dan kedap udara, saat masih panas dan masukkan ke dalam lemari es segera setelah tidak lagi mengeluarkan asap tebal. Ini mempercepat pendinginan inti makanan.
Untuk menikmati hidangan Anda tanpa risiko, ikuti aturan berikut:
- Pendinginan cepat: Jangan biarkan nasi di dalam panci panas lebih dari 1 jam Pindahkan ke wadah yang dangkal agar panas lebih cepat hilang.
- Penyimpanan: Simpan di lemari es dalam porsi kecil sesegera mungkin.
- Batas waktu: Jangan mengkonsumsi nasi yang memiliki lebih dari 3 hari disimpan di lemari es.
- Pemanasan Ulang Unik: Panaskan hanya porsi yang akan Anda makan. Memanaskan kembali nasi yang sama beberapa kali secara eksponensial meningkatkan risiko bakteri.
Pengelolaan dan konservasi adalah kunci untuk menghindari ketidaknyamanan saluran cerna.
Teruslah membaca:











