Kamis, 29 Januari 2026 – 18:38 WIB
Monyet liar menyerbu permukiman warga RT 004, RW 002, Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. FOTO: Source for JPNN.com.
jateng.jpnn.comKABUPATEN SEMARANG – Monyet liar menyerbu permukiman warga RT 004, RW 002, Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Rabu (28/1).
Kedatangan satwa liar itu meresahkan warga dalam beberapa bulan terakhir dan merusak tanaman warga. Akibatnya, banyak warga di lerang Gunung Ungaran itu gagal panen.
Ketua RT 004 RW 002 Desa Gogik Mukhyidin mengatakan gangguan monyet liar itu telah berlangsung sekitar enam bulan terakhir.
Awalnya, monyet-monyet liar itu hanya terlihat di area kebun, tetapi lama-kelamaan mulai masuk ke permukiman warga.
“Monyet-monyet itu merusak tanaman yang sudah berbuah, seperti pisang, alpukat, nangka, dan rambutan. Yang paling banyak rusak alpukat dan nangka,” ujar Mukhyidin, Kamis (29/1).
Dia menjelaskan kerusakan tidak hanya menimpa tanaman yang siap panen, tetapi juga tanaman yang baru ditanam. Kondisi tersebut menimbulkan kerugian bagi warga karena hasil kebun yang diharapkan tidak dapat dipanen.
“Baru ditanam sudah dihancurkan. Saya menanam cabai dan terong hancur semua. Bibit sengon sekitar 50-an juga dirusak, padahal satu bibit harganya Rp5.000. Alpukat yang sudah berbuah pun habis sebelum sempat dipanen,” katanya.
Mukhyidin menyebut warga sempat berinisiatif mengusir monyet-monyet liar secara bersama-sama. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena jumlah monyet cukup banyak dan kerap datang bergerombol.
Tanaman warga Ungaran Barat, Kabupaten Semarang rusak dan gagal panen setelah diserbu monyet liar.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jateng di Google Berita













