Dia rela membantu semua orang dan berusaha menyelamatkan teman-temannya bahkan selama penembakan hari Senin. Libor Cicvárek (†54) menjadi satu-satunya korban penyerangan Roman C. (†39). Kemarin, kolega, teman, dan tetangga datang ke gereja di Chřibská na Děčínsk untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sang pahlawan.
Antonín Sedlák dari paroki Chřib, yang memimpin upacara tersebut, juga menambahkan beberapa kata tentang kehidupan pribadi mendiang ayah dari dua anak laki-laki yang kini sudah dewasa. Ia mengenang, almarhumah dikenal tak menolak bantuan kepada siapa pun dan meminta masyarakat yang hadir mendoakan arwahnya. “Saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk membantu keluarga ini melewati masa tersulit ini,” Walikota Jan Machač berjanji di depan misa, yang Cicvárek coba selamatkan dari penembak gila itu.
Motifnya masih diselidiki
Pelaku penembakan, Roman C., diduga melakukan penyerangan karena berselisih dengan salah satu pegawai kantor tersebut, namun polisi masih mendalami motif aksi mengerikan tersebut. Dia membawa empat senjata ilegal, polisi menemukan dua lagi di rumahnya. Sekitar 200 tembakan dilepaskan dan enam orang terluka. Roman C. akhirnya mengarahkan pistolnya ke dirinya sendiri.












