Rabu, 21 Januari 2026– 19: 27 WIB
Boneka Sentasi karya mahasiswa Universitas Surabaya membantu anak memahami sentuhan aman dan tidak aman lewat permainan. Foto: Arry Saputra/JPNN
jatim.jpnn.com SURABAYA – Kepedulian terhadap maraknya kasus kekerasan seksual pada anak mendorong mahasiswa Program Studi Desain dan Manajemen Produk Fakultas Industri Kreatif Universitas Surabaya (FIK Ubaya) Amelia Margaretha Suprapto menciptakan inovasi edukatif berupa Boneka Sentasi (Sentuhan Aman dan Tidak Aman).
Boneka ini dirancang khusus sebagai media edukasi seksual bagi anak usia 3– 6 tahun, dengan pendekatan yang ramah, aman, dan mudah dipahami anak-anak.
“Dari information yang saya pelajari, anak-anak adalah kelompok yang paling rentan menjadi korban kekerasan seksual. Karena itu edukasi tentang tubuh dan batasan sentuhan harus diberikan sejak dini,” ujar Amelia.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah masih kuatnya anggapan tabu dalam membicarakan edukasi seksual kepada anak. Boneka Sentasi hadir sebagai alat bantu agar orang tua dan guru lebih mudah menyampaikan topik tersebut secara tepat.
“Dengan boneka ini, orang dewasa bisa mengajak anak berdiskusi lewat permainan, jadi tidak terasa menakutkan atau memalukan,” jelasnya.
Boneka Sentasi dikembangkan selama hampir satu tahun, sejak Amelia berada di term lima hingga semester tujuh. Proses perancangannya melalui berbagai tahapan, mulai dari studi pustaka, studi visual, hingga wawancara dengan orang tua, master TK, dan psikolog anak.
“Setelah itu saya membuat lima alternatif desain, lalu meminta anak-anak dan expert TK memilih mana yang paling mereka sukai. Dari situ saya gabungkan elemen-elemen terbaik menjadi desain final,” katanya.
Tahapan berikutnya adalah pembuatan studi version untuk menguji ukuran, bahan, dan sistem elektronik sebelum akhirnya diwujudkan menjadi prototipe akhir.
Mahasiswa FIK Ubaya menciptakan Boneka Sentasi sebagai media edukasi untuk mencegah kekerasan seksual pada anak usia dini.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google Berita














