Sebuah tim gabungan yang terdiri dari pejabat pertanian dan polisi Dakha melakukan inspeksi mendadak di Arya Industries, sebuah pabrik kayu lapis yang berlokasi di desa Ranke, dan menyita urea tingkat pertanian (bersubsidi) yang digunakan secara ilegal dalam proses pembuatannya.
Kepala petugas pertanian Gurdeep Singh mengatakan pemeriksaan tersebut mengungkapkan bahwa pabrik tersebut telah menggunakan urea yang dimaksudkan khusus untuk keperluan pertanian. Dia menjelaskan bahwa urea tingkat pertanian dipasok ke petani dengan harga yang sangat disubsidi oleh pemerintah pusat dan hanya diperuntukkan bagi penggunaan tanaman. “Pabrik tersebut menyalahgunakan subsidi urea untuk produksi industri, sehingga memanfaatkan subsidi secara tidak semestinya dan menyebabkan kerugian finansial bagi pemerintah dan masyarakat petani,” katanya.
Setelah pemulihan, inspektur pupuk Arshdeep Singh dari Hambran langsung menyegel stok urea. Sebuah kasus telah didaftarkan terhadap pabrik tersebut di kantor polisi Dakha berdasarkan bagian terkait atas pelanggaran norma pengendalian pupuk dan penyalahgunaan input bersubsidi.
Wakil komisaris Himanshu Jain mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh unit industri untuk berfungsi secara ketat dalam kerangka hukum. Ia memperingatkan bahwa setiap penggunaan ilegal atau pemasaran gelap urea tingkat pertanian akan memerlukan tindakan hukum yang tegas.
Pemerintah kabupaten mengatakan inspeksi semacam itu akan terus dilakukan untuk mencegah pengalihan pupuk bersubsidi dan untuk memastikan bahwa manfaat yang diberikan kepada petani tidak disalahgunakan oleh perusahaan komersial.












