Pemilu Kota Telangana tahun 2026 telah memberikan mandat bersejarah bagi partai Kongres yang berkuasa. Hal ini mengukuhkan status Ketua Menteri A. Revanth Reddy sebagai pemimpin negara yang jelas. Setelah kemenangan telak dalam jajak pendapat Gram Panchayat, hasil pemilu tingkat kotamadya yang diumumkan pada hari Senin, 16 Februari, semakin memperketat cengkeraman Reddy terhadap partai dan masyarakat.
Kandidat Kongres mendapatkan posisi walikota dan ketua di 86 dari 105 kota dan perusahaan yang diumumkan. Hal ini sebagian besar memvalidasi prediksi Reddy mengenai perolehan suara 90% sebelum pemilu.
Mandat ‘majelis kecil’
Tambahkan Zee News sebagai Sumber Pilihan
Pemilu yang mencakup 116 kotamadya dan tujuh perusahaan ini dipandang sebagai “jajak pendapat Majelis mini”. Bagi Revanth Reddy, kemenangan ini menjadi tameng terhadap perbedaan pendapat internal.
Membungkam perbedaan pendapat: Kemenangan tersebut secara efektif meminggirkan kritik internal, termasuk suara-suara seperti Komatireddy Rajgopal Reddy, yang sebelumnya mempertanyakan klaim kepemimpinan jangka panjang Ketua Menteri.
Doktrin ‘Raja dan Menteri’: Dalam interaksinya dengan media baru-baru ini, Reddy menggambarkan dirinya sebagai “raja sekaligus menteri”. Dia menekankan kendali absolutnya atas mesin politik dan administrasi negara. Meski mendapat reaksi keras dari oposisi, hasil pemilu telah memperkuat citranya sebagai pemimpin yang kuat.
Manuver strategis: Kesepakatan Kothagudem dan Nizamabad
Keterampilan politik Reddy terlihat jelas selama pemilihan tidak langsung untuk jabatan-jabatan penting:
Kekuatan Kothagudem-membagikan. Di perusahaan Kothagudem yang tergantung di mana Kongres dan CPI masing-masing memenangkan 22 kursi, Reddy merundingkan kesepakatan pembagian kekuasaan dengan kaum Kiri. Hal ini menggagalkan upaya BRS untuk mempengaruhi CPI agar memihak mereka.
Nizamabad “Persahabatan.” Di Nizamabad, Reddy berhasil merayu AIMIM untuk mendukung walikota Kongres. Hal ini secara efektif memblokir BJP, yang telah muncul sebagai satu-satunya partai terbesar.
Status oposisi: BRS menurun, BJP menerobos di Karimnagar
Meskipun Bharat Rashtra Samithi (BRS) memenangkan 772 distrik, mereka gagal menangkap satu perusahaan kota pun. Ini merupakan kemunduran serius bagi partai yang telah memerintah negara tersebut selama satu dekade.
Di sisi lain, BJP memberikan pengaruh yang signifikan dengan memenangkan sendiri Perusahaan Kota Karimnagar. Hal ini menandakan semakin besarnya kehadiran mereka di wilayah perkotaan. Namun, Kongres meningkatkan jumlah keseluruhannya menjadi 86 dengan berhasil menarik calon independen dan kandidat dari partai lain di dewan gantung.
Era baru Kongres Telangana
Secara historis, komando tertinggi Kongres sangat berhati-hati dalam mengangkat pemimpin regional. Namun, jalan unik Revanth Reddy—mulai dari Partai Telugu Desam (TDP) hingga membubarkan BRS pada tahun 2023—telah mendorong perubahan dari tradisi. Dengan memenangkan setiap pemilu besar sejak menjabat, termasuk bypoll Kanton Secunderabad dan sekarang penyisiran kota, Reddy telah berhasil mengurangi pengaruh BRS di seluruh lanskap politik negara bagian tersebut.
BACA JUGA | Mengingat keselamatan di jalan raya: Video mengungkap aksi SUV beberapa detik sebelum kecelakaan fatal di Dwarka










