Sekitar 50 siswa dari sebuah lembaga pelatihan berhasil diselamatkan ketika kebakaran terjadi di sebuah kompleks komersial di daerah Ameerpet di Hyderabad pada hari Jumat. Tidak ada korban jiwa, kata polisi.
Petugas pemadam kebakaran menyelamatkan sekitar 50 siswa yang terjebak di lembaga pelatihan IT di lantai dua.
Insiden itu terjadi di Maitrivanam di jantung kota.
Tambahkan Zee Information sebagai Sumber Pilihan
Para pelajar di lembaga pembinaan di Blok Nilgiri gedung komersial G+ 5 terjebak api sehingga memicu kepanikan di kawasan sibuk tersebut.
Petugas pemadam kebakaran dengan mobil pemadam kebakaran bergegas ke lokasi dan melancarkan operasi untuk memadamkan api dan menyelamatkan mereka yang terjebak di dalamnya.
Sementara beberapa siswa menuruni balkon untuk melarikan diri, petugas penyelamat menyelamatkan 50 siswa dengan bantuan tangga.
Setelah kejadian tersebut, pihak berwenang menutup toko-toko di kompleks tersebut dan memulangkan siswa di lembaga pelatihan lain yang terletak di gedung tersebut.
Investigasi awal polisi menunjukkan, api bermula dari papan panel di lantai dasar akibat korsleting listrik. Saat as soon as possible menutupi lantai satu dan dua, kepanikan mencengkeram orang-orang yang berada di dalam gedung.
Siswa kelas kepelatihan di lantai dua terjebak karena asap. Orang-orang dari blok lain di gedung itu memulai operasi penyelamatan sebelum polisi dan petugas pemadam kebakaran mencapai lokasi.
Polisi mengatakan tidak ada yang terluka dalam kebakaran tersebut. Seorang petugas polisi mengatakan sebuah kasus telah didaftarkan dan penyelidikan lebih lanjut sedang dilakukan.
Komisaris Badan Tanggap Bencana dan Perlindungan Aset Hyderabad (HYDRAA), AV Ranganath, mengunjungi gedung yang terkena dampak kebakaran. Dia mengatakan kepada media bahwa arus pendek menyebabkan kebakaran.
Personel tim HYDRAA juga ikut serta dalam operasi penyelamatan.
Dia mengatakan upaya penyelamatan terhambat oleh sampah di balkon. Katanya, untungnya api tidak menjalar. Jika kobaran api meluas maka bisa menimbulkan bencana besar.
Dia menyebutkan bahwa HYDRAA, Dinas Pemadam Kebakaran, Perusahaan Kota Greater Hyderabad (GHMC), departemen Listrik baru-baru ini meluncurkan upaya untuk memeriksa pelanggaran norma keselamatan kebakaran.
Ranganath mengatakan mereka telah memberikan waktu satu bulan untuk memungkinkan semua bangunan mengambil tindakan keselamatan kebakaran yang diperlukan. Dia mengatakan mereka akan melakukan pemeriksaan keamanan mulai bulan depan.










