Selasa, 3 Februari 2026 – 10:27 WIB
VIVA – Aksi tidak sportif mewarnai pertandingan tandang Inter Milan saat menghadapi Cremonese pada pekan ke-23 Liga Italia 2025-2026.
Baca Juga:
Dari Dida ke Emil Audero: Sejarah Kelam Serangan Flare Suporter Inter Milan
Dalam laga yang digelar di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Senin 2 Februari 2026 dini hari WIB, kiper Cremonese, Emil Audero menjadi sasaran lemparan flare dari arah tribun pendukung Inter.
Peristiwa tersebut terjadi pada awal babak kedua, tepatnya menit ke-48, ketika Inter Milan sedang melancarkan serangan. Sebuah flare tiba-tiba meluncur dari tribun utara yang ditempati suporter tim tamu dan meledak di dekat posisi Audero. Insiden ini mencoreng kemenangan Inter Milan atas Cremonese dengan skor 2-0.
Baca Juga:
John Herdman Gercep Blusukan ke Eropa, Pantau Langsung Kevin Diks dan Dean James untuk Skuad Garuda
Sehari setelah kejadian, Audero menyampaikan kondisi terkininya melalui pesan video yang diunggah di kanal media sosial resmi Cremonese. Dalam pernyataannya, kiper Timnas Indonesia mengaku beruntung karena situasi tersebut tidak berujung cedera serius.
“Halo semuanya, ini hanya pesan untuk mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang menulis kepada saya untuk menanyakan kabar saya. Saya baik-baik saja, meskipun saya merasakan sakit yang hebat di telinga dan sensasi terbakar di lutut saya,” ujar Audero.
Baca Juga:
Maarten Paes Resmi Gabung Ajax, Siapa Jadi Tumbal?
Ia menjelaskan bahwa dirinya tetap bisa menjalani sesi latihan keesokan harinya. Setelah meninjau ulang rekaman kejadian, Audero menyadari bahwa dampak insiden tersebut berpotensi jauh lebih berbahaya.
“Saya berhasil berlatih hari ini dan merasa lega, karena setelah melihat rekamannya, situasinya bisa jauh lebih buruk. Saya senang semuanya berjalan lancar, terlepas dari semua itu,” lanjutnya.
Audero juga menyinggung fakta bahwa insiden serupa masih kerap terjadi di stadion sepak bola. Ia berharap kejadian tersebut bisa menjadi yang terakhir, seraya menyampaikan apresiasi atas dukungan yang ia terima dari berbagai pihak.
“Sayangnya, hal-hal ini masih terjadi, tetapi saya berharap hal ini akan berhenti di masa mendatang. Saya berterima kasih kepada semua yang telah menulis surat kepada saya dan mengirimkan pelukan,” ucapnya.
Sementara itu, laporan menyebutkan bahwa suporter Inter yang melempar kembang api telah berhasil diidentifikasi. Pelaku bahkan dilaporkan mencoba melempar kembang api lain beberapa menit setelah insiden pertama. Namun, upaya tersebut justru berbalik mencederai dirinya sendiri. Tiga jari pelaku pelemparan dilaporkan mengalami luka parah akibat ledakan di tangan.
Kiper Timnas Indonesia Diserang Flare, CEO Inter Giuseppe Marotta Langsung Bereaksi Keras
Emil Audero terkena lemparan flare saat laga Inter vs Cremonese. CEO Inter Milan Giuseppe Marotta mengecam keras aksi suporter dan mendesak pelaku dihukum.
VIVA.co.id
3 Februari 2026













