Selasa, 3 Februari 2026 – 18:12 WIB
Jakarta – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Polri. Meriyati Roeslani, istri mendiang Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, wafat pada Selasa siang, 3 Februari 2026. Kepergian sosok yang akrab disapa Eyang Meri itu meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi institusi Kepolisian Republik Indonesia.
Baca Juga:
Polri Sampaikan Duka Atas Wafatnya Meri Hoegeng
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Meriyati. Ia menegaskan, Meriyati bukan sekadar pendamping hidup Jenderal Hoegeng, melainkan sosok teladan yang jejak pengabdiannya dikenang hingga kini oleh insan Bhayangkara.
”Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya selaku kapolri beserta ketua umum Bhayangkari, mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri tercinta dari Almarhum Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,” kata Sigit.
Baca Juga:
Kabar Duka, Istri Jenderal Hoegeng Tutup Usia, Eyang Meri Berpulang di Umur 100 Tahun
Menurut Kapolri, Korps Bhayangkara kehilangan figur panutan yang semasa hidupnya menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi penerus kepolisian dan keluarga besar Bhayangkari. Keteladanan Meriyati disebut terus hidup meski sang suami telah wafat lebih dulu.
”Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi kami. Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi,” tuturnya.
Baca Juga:
Gatot Beberkan Pasal UU Polri, Sebut Tak Ada Alasan Kapolri Tolak Garis Komando Presiden
Atas kepergian Meriyati, Kapolri bersama jajaran mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Ia juga berharap keluarga besar Jenderal Hoegeng yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.
Rencananya, jenazah Meriyati akan dimakamkan di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giri Tama, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu siang, 4 Februari 2026, usai pelaksanaan salat Zuhur. Lokasi tersebut juga menjadi tempat peristirahatan terakhir Jenderal Hoegeng Iman Santoso.
Sebelumnya diberitakan, Mabes Polri menyampaikan ucapan belasungkawa atas meninggalnya Meriyati Roeslani Hoegeng, istri dari mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, yang wafat di usia 100 tahun.
“Kami keluarga besar Polri turut berbelasungkawa yang mendalam. Semoga (almarhumah) husnul khatimah. Amin ya rabbal alamin,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Edison Isir di Jakarta, Selasa.
Halaman Selanjutnya
Kabar meninggalnya Meriyati Hoegeng disampaikan oleh mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana.











