Senin, 9 Februari 2026 – 17: 13 WIB

Jakarta — Pihak Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi mengungkapkan arahan Presiden Prabowo dalam rapat pimpinan (rapim) TNI-Polri yang digelar di Istana Merdeka pada, Senin, 9 Februari 2026

Baca Juga:

Prabowo Mau Bangun Gedung MUI di Bundaran hi there, Pramono Bilang Begini

Prasetyo mengatakan Presiden memberi arahan TNI-Polri harus menjadi institusi yang kuat dan profesional.

“Bapak Presiden memberikan pengarahan-pengarahan untuk bagaimana TNI maupun Polri harus menjadi institusi yang kuat, profesional, dan terutama tadi pesan beliau adalah untuk menjadi Tentara Rakyat dan Polisi yang dicintai oleh rakyat,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026

Baca Juga:

Heboh Vehicle Driver Ojol Dihantam Besi Hingga Luka di Jakbar, Pelakunya Anggota Denma Mabes TNI

Presiden RI Prabowo Subianto bertolak ke Jawa Timur

Foto:

  • Muchlis Jr – Biro Pers Sekretariat Presiden

Selain itu, Prabowo juga menginginkan agar institusi TNI-Polri harus mengedepankan kepentingan negara dan masyarakat. Kepala Negara, kata Prasetyo, juga menegaskan kedua institusi tersebut harus bersatu.

Baca Juga:

Prabowo Kumpulkan Pimpinan TNI-Polri di Istana

“Evaluasi, tadi kan bagian dari evaluasi. Untuk menjadi TNI yang kuat, yang profesional, yang maju itu kan bagian juga dari bentuk evaluasinya untuk terus bersatu, mengedepankan kepentingan bangsa dan negara, dan kepentingan masyarakat,” ujar Prasetyo.

Prasetyo mengatakan bahwa TNI-Polri senantiasa melayani rakyat meski di luar tupoksi atau tugas-tugasnya. Salah satunya yaitu TNI-Polri membantu penanganan bencana di berbagai wilayah.

“Kalau kita perhatikan kan baik TNI maupun Polri memang dalam satu tahun ini banyak juga melaksanakan tugas-tugas yang mungkin selama ini dianggap di luar tupoksi, tetapi sebagai tentara rakyat, sebagai polisi rakyat, kita merasa bahwa kehadiran TNI maupun Polri itu sangat membantu masyarakat juga.Dalam hal penanganan bencana, TNI-Polri berada di garda yang paling depan,” ujar Prasetyo.

“Kemudian, dalam hal pembangunan-pembangunan program pemerintah termasuk jembatan-jembatan di daerah-daerah terpencil, baik TNI maupun Polri juga bekerja keras ikut membangun sehingga bisa meringankan beban masyarakat,” sambungnya.

Presiden RI Prabowo Subianto

Presiden RI Prabowo Subianto

Foto:

  • Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

Di sisi existed, Prabowo juga menyampaikan apresiasinya terhadap personel TNI maupun Polri yang berprestasi. Word play here, membantu serta menyukseskan berbagai program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“TNI maupun Polri terus menjadi garda terdepan di dalam membantu dan menyukseskan seluruh program-program pemerintah yang semua program itu selalu orientasinya adalah untuk kepentingan rakyat, kepentingan bangsa, dan kepentingan negara, di atas segala kepentingan pribadi maupun golongan,” pungkasnya.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Nonaktifkan Information PBI JKN, Purbaya Minta BPJS Kesehatan Sosialisasi hingga 3 Bulan

Purbaya berharap, penonaktifan data PBI JKN bisa diterapkan secara bertahap, misalnya dengan memberikan jangka waktu 2 – 3 bulan disertai sosialisasi kepada masyarakat.

img_title

VIVA.co.id

9 Februari 2026

Tautan Sumber