Rabu, 3 Desember 2025 – 12: 33 WIB
Jakarta — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menegaskan bahwa saat ini Indonesia sedang menuju realisasi peta jalan kecerdasan buatan (AI) nasional yang menyeimbangkan inovasi dengan regulasi.
Baca Juga:
Akan Ada Iklan di ChatGPT, Kenyamanan Pengguna Bakal Terganggu?
Menurutnya, peta jalan tersebut berlandaskan pada percepatan adopsi, etika dan kepercayaan yang terjamin, memprioritaskan pada inklusivitas, di samping pengembangan infrastruktur, talenta, investasi, serta penelitian dan pengembangan.
Pernyataan wamenkomdigi ini bagian dari perhelatan Huawei Cloud Summit Indonesia dimana perusahaan teknologi asal China itu mengumumkan sejumlah komitmen penting dalam rangka mengukuhkan posisi Indonesia sebagai mesin penggerak utama pengembangan teknologi AI untuk kawasan ASEAN.
Baca Juga:
Pertumbuhan Big Information dan AI Picu Lonjakan Item Storage
Huawei Cloud telah membangun ekosistem electronic yang terus berkembang di Indonesia melalui kolaborasi dengan lebih dari 300 mitra dalam rangka melayani pelanggan di berbagai sektor industri.
Kemitraan mencakup kolaborasi dengan raksasa industri telekomunikasi Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) dan XLSmart, BUMN ketenagalistrikan PLN, serta Bluebird, BCA, CT Corp, dan Alfamart. Kolaborasi Huawei Cloud dengan para pimpinan industri ini bertujuan mendorong transformasi digital dan AI di semua sektor.
Baca Juga:
Potensi Bahayakan Anak, Dokter Peringatkan Orang Tua yang Suka Cari Solusi Kesehatan Lewat AI
“Kami menyambut baik peningkatan dan perluasan infrastruktur Huawei Cloud di Indonesia untuk mengantar Indonesia memasuki period AI. Ini sangat penting untuk memanfaatkan keahlian internasional dan mendorong pertumbuhan yang inklusif dan inovatif,” kata Nezar Patria di Jakarta, Rabu, 3 Desember 2025
Pada kesempatan yang sama, President of Huawei Cloud Asia Pacific Sunny Shang mengingatkan jika era AI telah tiba, dan Indonesia– dengan populasi besar dan perekonomian yang dinamis– berada pada posisi strategis untuk menjadi kekuatan utama AI di kawasan ini.
“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur lokal dan kapabilitas AI full-stack kami dalam upaya mendorong laju transformasi kecerdasan bersama dengan mitra ekosistem,’ jelas Sunny.
Ia juga menegaskan kembali komitmen Huawei untuk memperkuat pondasi bagi pertumbuhan bisnis yang aman, terukur dan terus meningkat serta dengan senantiasa menghormati kedaulatan information Indonesia, melalui peluncuran Zona Ketersediaan (Availability Area) keempat dari Area Jakarta Huawei Cloud di 2026
“Sejak peluncuran Region Jakarta Huawei Cloud, kami terus meningkatkan kontribusi bagi Indonesia. Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan para pemimpin industri dan mendukung ratusan usaha kecil dan menengah. Upaya ini telah menciptakan puluhan ribu lapangan kerja dan membina generasi baru talenta digital,” tegasnya.
Halaman Selanjutnya
Kepala Eksekutif Huawei Cloud Indonesia Leon Fang menyebut perluasan yang direncanakan untuk tiga zona ketersediaan (AZ) di Region Jakarta Huawei Cloud akan semakin mendorong inovasi dalam transformasi digital bagi individu, perusahaan, dan pemerintah di Indonesia.











