Senin, 19 Januari 2026 – 09:08 WIB

Jakarta – IHSG dibuka menguat 17 poin atau 0,20 persen di level 9.093 pada pembukaan perdagangan Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga:

IHSG Berpeluang Menguat Meski Dibayangi Koreksi, Initp 5 Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Head of Retail Research PT BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi datar alias sideways pada perdagangan hari ini.

“IHSG berpotensi sideways hari ini,” kata Fanny dalam riset hariannya, Senin, 19 Januari 2026.

Baca Juga:

Saham Strategy Terbang Dua Digit, Efek Bitcoin Capai Rp1,64 Miliar

Ilustrasi papan saham IHSG.

Ilustrasi papan saham IHSG.

Bursa saham Asia-Pasifik ditutup beragam pada Jumat pekan lalu. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,32 persen dan Topix menurun 0,28 persen. Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,90 persen, S&P/ASX 200 Australia naik 0,48 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,29 persen, dan CSI 300 China turun 0,41 persen.

Baca Juga:

Saham Toyota Industries Tembus Rekor Tertinggi Usai Buyout Dinaikkan, Investor Cium Peluang Cuan

Di sisi lain, saham-saham semikonduktor AS memimpin kenaikan setelah Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. membukukan rekor kuartal lainnya, dan menyatakan bahwa mereka memperkirakan akan meningkatkan belanja modal pada tahun 2026 menjadi antara US$52 miliar dan US$56 miliar.

Selain itu, investor di Asia mengamati saham-saham terkait chip, setelah AS mencapai kesepakatan perdagangan dengan Taiwan. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, perusahaan semikonduktor Taiwan setuju untuk menginvestasikan setidaknya US$250 miliar dalam kapasitas produksi AS, sebagai imbalan atas penurunan tarif “timbal balik”.

“Support IHSG berada di level 9.000-9.040 sementara resist IHSG di rentang 9.100-9.150,” ujarnya.

Indeks Utama Wall Street ditutup nyaris stagnan pada akhir perdagangan Jumat pekan lalu atau jelang libur panjang akhir pekan, karena pasar saham tutup pada hari Senin untuk libur Martin Luther King Jr.

Dow Jones Industrial Average turun 0,17 persen, S&P 500 melemah 0,06 persen, dan Nasdaq Composite turun 0,06 persen. Sektor perawatan kesehatan turun 0,8 persen dan memimpin penurunan di antara sektor-sektor S&P 500.

Saham-saham produsen chip naik dengan indeks semikonduktor naik 1,2 persen dan melanjutkan kenaikan. Bank-bank besar AS sebagian besar mencatatkan hasil yang solid minggu lalu, seiring dimulainya periode pelaporan S&P 500.

Namun, saham-saham bank dan lembaga keuangan lainnya tertekan oleh kekhawatiran atas usulan Presiden AS Donald Trump untuk membatasi suku bunga kartu kredit selama satu tahun di angka 10 persen.

Halaman Selanjutnya

Investor juga mencermati berita bahwa Trump mengatakan mungkin ingin mempertahankan penasihat ekonomi Kevin Hassett dalam perannya saat ini, menurunkan taruhan pasar bahwa Hassett akan menggantikan Ketua The Fed, Jerome Powell. Selain itu, musim laporan keuangan akan dimulai pekan depan dengan laporan dari perusahaan-perusahaan besar termasuk Netflix, Johnson & Johnson, dan Intel.

Halaman Selanjutnya

Tautan Sumber