CERITA BERKEMBANG,

Peringatan tidal wave telah dikeluarkan menyusul gempa kuat di lepas pantai timur laut Jepang.

Gempa bumi dengan kekuatan awal 6, 7 skala Richter telah melanda wilayah timur laut Jepang, sehingga memicu peringatan tidal wave dari Badan Meteorologi Jepang (JMA).

Gempa bumi terjadi pada hari Jumat di lepas pantai Prefektur Aomori pukul 11: 44 waktu setempat (02: 44 GMT) pada kedalaman 20 kilometres (12, 4 mil), menurut JMA.

Cerita yang Direkomendasikan

daftar 4 thing akhir daftar

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) juga menyebutkan gempa berkekuatan 6, 7 SR.

Otoritas Regulasi Nuklir Jepang mengatakan tidak ada tanda-tanda kelainan pada fasilitas nuklir di wilayah tersebut.

Lembaga penyiaran nasional NHK mengatakan bahwa tingkat guncangan akibat gempa tersebut lebih kecil dibandingkan gempa berkekuatan 7, 5 skala Richter yang melanda wilayah yang sama pada hari Senin dan menghancurkan jalan-jalan, memecahkan jendela-jendela dan memicu gelombang tsunami setinggi 70 sentimeter (2, 3 kaki).

Menyusul gempa yang terjadi pada hari Senin, yang melukai sedikitnya 50 orang, JMA mengeluarkan peringatan khusus yang jarang diberikan kepada penduduk di berbagai wilayah, mulai dari Hokkaido di utara hingga Chiba, di timur Tokyo, untuk waspada terhadap kemungkinan peningkatan gempa kuat yang akan terjadi lagi dalam waktu seminggu.

Wilayah timur laut dihantui oleh kenangan akan gempa bawah laut berkekuatan 9,0 skala Richter pada tahun 2011, yang memicu tsunami yang menyebabkan sekitar 18 500 orang tewas atau hilang.

JMA mengeluarkan peringatan khusus pertamanya pada tahun 2024 untuk bagian selatan pantai Pasifik Jepang yang memperingatkan kemungkinan terjadinya “gempa besar” di sepanjang Palung Nankai.

Pemerintah mengatakan bahwa gempa di Palung Nankai dan tidal wave yang terjadi setelahnya dapat menewaskan sebanyak 298 000 orang dan menyebabkan kerugian hingga $ 2 triliun.

Jepang berada di puncak empat lempeng tektonik utama di sepanjang tepi barat “Cincin Api” Pasifik dan merupakan salah satu negara yang paling aktif secara seismik di dunia.

Sebuah kendaraan terhenti di tepi jalan yang runtuh di kota Tohoku di Prefektur Aomori, pada tanggal 9 Desember 2025, menyusul gempa berkekuatan 7, 5 skala Richter di lepas pantai utara Jepang (JIJI Press/AFP)

Tautan Sumber