Pesawat yang membawa Presiden AS Donald Trump menuju Swiss kembali ke Amerika karena mengalami kerusakan. Penyebabnya adalah masalah listrik. Presiden kemudian menaiki pesawat pengganti, Gedung Putih melaporkan, menurut kantor AP dan Reuters. Juru bicara Karoline Leavitt mengatakan pesawat yang membawa presiden kembali sebagai tindakan pencegahan.

Setelah kembali, Air Force One mendarat di Pangkalan Angkatan Udara Andrews Maryland dekat Washington tak lama setelah pukul 23.00. waktu setempat (5:00 pagi CET) pada hari Selasa, sekitar satu jam setelah lepas landas. Trump kemudian menaiki pesawat C-32 Angkatan Udara yang ia gunakan untuk penerbangan domestik tak lama setelah tengah malam waktu setempat dan terbang kembali ke Davos.

Salah satu wartawan yang berada di pesawat, dikutip AP, mengatakan, setelah lepas landas dengan pesawat pertama, lampu di bagian pers padam tanpa penjelasan. Setelah setengah jam penerbangan, kru mengumumkan bahwa pesawat akan kembali. Leavit mengatakan hal itu disebabkan oleh “masalah listrik kecil”.

Kedua pesawat yang saat ini menyandang sebutan Air Force One dan membawa presiden berusia hampir 40 tahun, menurut AP. Boeing sedang berupaya untuk menggantinya, namun rencana tersebut menghadapi sejumlah kendala dan penundaan, kata badan tersebut.

Tahun lalu, Trump menerima pesawat mewah Boeing 747 dari dinasti yang berkuasa di Qatar, dan angkatan udara ditugaskan untuk memodifikasi pesawat tersebut agar dapat berfungsi sebagai pesawat khusus presiden, namun modifikasi keamanan yang diperlukan belum dilakukan.

Pesawat raksasa, mahkota kerajaan, hadiah Nobel, atau potret Putin. Apa yang mereka berikan kepada Trump selama masa jabatannya?

Tautan Sumber