Sabtu, 07 Februari 2026 – 13:32 WIB
Puluhan warga Keputih Surabaya memprotes proyek lapangan padel Eastern Park yang diduga menyerobot sungai. Foto: Source for JPNN
jatim.jpnn.comSURABAYA – Warga yang tergabung dalam Paguyuban Petani Tambak Keputih melakukan protes atas proyek pembangunan padel yang diduga menyerobot sungai kawasan Keputih Tegal Timur, Surabaya, Jumat (6/2).
Sejumlah spanduk bernada protes terpasang di titik-titik strategis sepanjang bantaran sungai. Spanduk berwarna merah mencolok itu bertuliskan ‘MENGINGATKAN!!! TIDAK ADA PERATURAN YANG MEMPERBOLEHKAN BANGUNAN BERDIRI DI ATAS PLENGSENGAN SUNGAI’.
Tokoh masyarakat sekaligus petani tambak Keputih, H. Muhammad Choirul Anam, menegaskan aksi protes tersebut merupakan puncak kekesalan warga terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan pengembang.
Menurutnya, tanah berem sungai seharusnya dikembalikan pada fungsi awal sebagai fasilitas umum dan jalur air, bukan dicaplok untuk kepentingan komersial.
“Kami menolak keras pelanggaran yang dilakukan oleh pihak pengembang. Tanah berem harus dikembalikan untuk kepentingan masyarakat petani tambak Keputih dan fasilitas umum. Kami akan terus memperjuangkan hak petani tambak,” kata Anam.
Sementara itu, Perwakilan PT Aryana Cakasana selaku kontraktor pelaksana proyek Yusuf Yanuar membenarkan mulai Jumat (6/2) seluruh kegiatan konstruksi dihentikan total.
Proyek yang mencakup lapangan padel sisi barat, timur, serta sebuah kafe itu sebelumnya sudah mencapai progres sekitar 35 persen.
“Sesuai perintah pimpinan, kami berhentikan dulu. Mulai hari ini pekerja dipulangkan,” ujar Yusuf di lokasi proyek.
Puluhan warga Keputih Surabaya memprotes proyek lapangan padel Eastern Park yang diduga menyerobot sungai.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google Berita








