Minggu, 8 Februari 2026 – 12: 00 WIB

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh pemimpin bangsa agar bersatu dan menjaga persatuan demi kemajuan dan kemakmuran Indonesia.

Baca Juga:

Di Hadapan Ulama NU, Prabowo Bertekad Pangkas Ongkos Haji! Siapkan Kampung Haji di Tanah Suci

Adapun hal itu diungkapnya saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama. Menurut Prabowo, tidak ada bangsa yang bisa maju jika para pemimpinnya tidak rukun dan kompak.

“Tidak ada bangsa yang kuat, tidak ada bangsa yang bisa maju kalau pemimpin-pemimpinnya tidak rukun. Karena itu, saya selalu mengajak semua unsur mari kita bersatu,” kata Presiden Prabowo, Minggu, 8 Februari 2026

Baca Juga:

3 Tahun Buron, Terpidana Korupsi Proyek Air Bersih Akhirnya Dicokok Kejati Kalteng

Mantan Menteri Pertahanan ini menegaskan, perbedaan pendapat, persaingan, dan perdebatan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Tapi, lanjutnya, semua perbedaan tersebut harus berujung pada persatuan.

Dirinya word play here menekankan pentingnya para pemimpin untuk mengedepankan kepentingan rakyat dan menjauhkan diri dari sikap dendam, kebencian serta rasa dengki.

Baca Juga:

Prabowo Bertolak ke Jawa Timur, Bakal Hadiri Mujahadah Kubro Satu Abad NU

Ia juga mengutip pepatah Jawa Mikul Dhuwur, Mendhem Jero yang artinya menjunjung tinggi jati diri dan menghormati orang lain.

Menurut Prabowo, walau terdapat perbedaan pendapatan dan pandangan, namun para pemimpin harus selalu bermusyarawah untuk bersatu dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia.

“Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan selalu Mikul Dhuwur Mendhem Jero, tidak boleh ada rasa benci, tidak boleh ada rasa dendam. Berbeda tidak masalah, sesudah berbeda cari persatuan, cari kesamaan musyawarah untuk mufakat itu kepribadian bangsa Indonesia,” ujar dia.

Prabowo juga mengingatkan bahwa sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, dia telah bersumpah menjalankan Undang-Undang Dasar 1945, dengan tujuan nasional utama melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Menurutnya, perlindungan tersebut mencakup perlindungan dari berbagai ancaman, mulai dari ancaman fisik, kemiskinan, kelaparan hingga keterbatasan akses layanan kesehatan dan pendidikan.

Ia menegaskan komitmennya untuk setia mengabdi kepada bangsa dan rakyat Indonesia demi mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh rakyat.

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto bertolak menuju Provinsi Jawa Timur dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja pada Sabtu, 7 Februari 2026

Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada pukul 17 30 WIB.

Halaman Selanjutnya

Setibanya di Jawa Timur, Presiden Prabowo akan menggelar sejumlah pertemuan pada malam hari ini. Keesokan harinya, Presiden diagendakan untuk menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang akan diikuti oleh lebih dari 100 ribu jemaah.

Tautan Sumber