Kamis, 22 Januari 2026 – 11: 31 WIB
Jakarta — OpenAI kembali menghadirkan pembaruan penting pada ChatGPT. Kali ini, perusahaan tersebut mulai menerapkan sistem prediksi usia pengguna yang bertujuan untuk memberikan perlindungan lebih baik bagi remaja dan pengguna di bawah usia 18 tahun. Langkah ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang OpenAI dalam menciptakan pengalaman digital yang lebih aman dan sesuai usia.
Baca Juga:
Anda tidak memerlukan fitness center atau pelatih mahal, beginilah ChatGPT membantu Anda menurunkan berat badan dalam sebulan
Dalam pernyataan resminya di system X, tim OpenAI menjelaskan bahwa fitur ini dirancang untuk memperkirakan apakah sebuah akun kemungkinan dimiliki oleh pengguna di bawah 18 tahun. Jika terdeteksi demikian, ChatGPT akan secara otomatis menerapkan pengaturan dan pembatasan khusus yang disesuaikan untuk remaja. Peluncuran fitur ini dilakukan secara international, dengan wilayah Uni Eropa menyusul dalam beberapa minggu berikutnya.
Bagi pengguna yang merasa usianya salah terklasifikasi, tidak perlu khawatir. OpenAI menyediakan opsi verifikasi usia melalui pengaturan ChatGPT. Selain itu, sejak awal pendaftaran, pengguna juga dapat secara jujur menyatakan bahwa mereka berusia di bawah 18 tahun, sehingga sistem perlindungan akan langsung diaktifkan.
Baca Juga:
Kampanye Ini Sangat Menyesatkan, Jangan sampai Ikut-ikutan
Bagaimana Cara ChatGPT Menebak Usia Pengguna?
Berbeda dengan sistem verifikasi usia konvensional yang biasanya meminta kartu identitas atau dokumen resmi, ChatGPT menggunakan pendekatan berbasis teknologi dan perilaku. Sistem ini menganalisis berbagai sinyal, baik dari sisi akun maupun kebiasaan pengguna.
Baca Juga:
Resmi Diluncurkan Hari Ini, Bagaimana Cara Menggunakan ChatGPT Health?
Beberapa faktor yang diperhitungkan antara lain usia akun, pola penggunaan dari waktu ke waktu, jam-jam ketika akun paling sering digunakan, serta informasi usia yang mungkin pernah disampaikan oleh pengguna. Dari kombinasi data tersebut, design prediksi akan memperkirakan apakah akun tersebut kemungkinan dimiliki oleh remaja.
Jika hasil prediksi menunjukkan pengguna berusia di bawah 18 tahun, ChatGPT akan membatasi akses terhadap konten tertentu yang dianggap sensitif atau berpotensi berbahaya.
Konten Apa Saja yang Dibatasi?
Saat mode perlindungan remaja aktif, ChatGPT akan mengurangi atau menolak menampilkan beberapa jenis konten, seperti:
- Kekerasan grafis atau konten berdarah
- Tantangan viral yang mendorong perilaku berisiko
- Role play seksual, romantis, atau penuh kekerasan
- Konten yang menggambarkan atau mendorong tindakan menyakiti diri sendiri
- Materi yang mempromosikan standar kecantikan ekstrem, diet tidak sehat, atau body reproaching
Halaman Selanjutnya
Menurut OpenAI, kebijakan ini disusun berdasarkan masukan para ahli dan riset akademik mengenai perkembangan anak dan remaja. Faktor seperti kontrol impuls, pengaruh teman sebaya, serta regulasi emosi menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan sistem ini.









