Rabu, 3 Desember 2025 – 15:28 WIB
Jakarta – Buronan Interpol Dewi Astutik alias PA ternyata punya nama asli yaitu, Paryatin. Hal itu diungkap Kepala BNN (Badan Narkotika Nasional), Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.
Baca Juga:
Tangkap Buronan Interpol Dewi Astutik, BNN Kulik Informasi Soal Fredy Pratama
“Nama Paryatin alias Dewi Astutik alias Kak Jinda alias Dinda,” kata dia, Rabu, 3 Desember 2025.
Yang bersangkutan, kata Suyudi, adalah jaringan Cambodia-Nigeria-Brazilia. Sejauh ini, Dewi Astutik belum terkonfirmasi sebagai rekan dari gembong narkoba Fredy Pratama.
Baca Juga:
Penangkapan Dewi Astutik Berawal dari Kasus Penyelundupan 2,3 Kg Heroin
“Paryatin sementara merupakan jaringan Cambodia-Nigeria-Brazilia,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, BNN berhasil menangkap buronan Interpol Dewi Astutik alias PA di Kamboja pada Senin, 1 Desember 2025.
Baca Juga:
Detik-detik Penangkapan Buronan Interpol Dewi Astutik oleh BNN di Kamboja
Penangkapan ini menandai berakhirnya perburuan panjang terhadap perempuan asal Indonesia yang sudah menjadi buronan internasional, termasuk buron Interpol dan Korea Selatan. Kepala BNN, Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, mengungkapkan bahwa penangkapan tersebut tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui serangkaian langkah taktis yang sudah disusun sejak jauh-jauh hari.
“BNN menerima informasi intelijen mengenai keberadaan target di wilayah Phnom Penh, Kamboja,” kata Komjen Suyudi, dikutip Rabu, 3 Desember 2025.
Informasi tersebut diterima pada 17 November 2025, yang langsung memicu tim BNN untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Merespons laporan tersebut, Komjen Suyudi segera mengerahkan tim untuk berangkat ke Kamboja pada 25 November 2025.
Setibanya di negara tersebut, tim gabungan BNN bekerja sama dengan otoritas setempat, termasuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Phnom Penh, Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, dan perwakilan Polri di Kamboja. Upaya koordinasi ini membuahkan hasil, pada 1 Desember 2025, Dewi Astutik berhasil dilacak keberadaannya di sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja.
“Pada Senin, 1 Desember 2025, sekitar pukul 13.39 waktu setempat, Dewi Astutik terdeteksi berada dalam kendaraan Toyota Prius berwarna putih di area lobi sebuah hotel. Tim gabungan langsung melakukan penangkapan di tempat,” kata dia.
Dalam proses penangkapan, Dewi Astutik diketahui tidak sendirian. Ia tengah bersama seorang pria yang diduga sebagai rekan kerjanya.
“Tim gabungan langsung melakukan verifikasi dan klarifikasi, termasuk pemeriksaan fisik untuk memastikan bahwa yang disergap adalah Dewi Astutik,” kata dia.
Sosok Dewi Astutik, Mantan TKW yang Berujung Jadi Buronan Interpol Sabu Rp5 Triliun
Dewi Astutik, buronan Interpol dalam kasus penyelundupan sabu senilai Rp5 triliun, ditangkap di Kamboja. Simak profil dan perjalanan hidupnya di sini.
VIVA.co.id
3 Desember 2025














