Kamis, 05 Februari 2026– 14: 10 WIB
Kakanwil Kemenkum Bali Eem Nurmanah didampingi Kadiv PPPH Mustiqo Vitra Ardhiansyah menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P 4 GN) di Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/2 Foto: Kemenkum Bali
bali.jpnn.com DENPASAR – Kakanwil Kemenkum Bali Eem Nurmanah didampingi Kadiv PPPH Mustiqo Vitra Ardhiansyah menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P 4 GN) di wilayah Provinsi Bali.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/ 2, tersebut dihadiri oleh unsur Online forum Koordinasi Pimpinan Daerah, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan terkait.
Kepala BNNP Bali Brigjen Budi Sajidin menyampaikan bahwa ancaman narkotika terus berkembang dengan berbagai modus baru yang semakin kompleks.
Peredaran narkoba kini tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah terpencil, bahkan melibatkan anak di bawah umur.
Kondisi tersebut menjadi alarm bagi seluruh pihak untuk memperkuat langkah pencegahan secara terpadu dan berkelanjutan.
“Situasi ini menuntut sinergi dan komitmen bersama seluruh instansi untuk menekan peredaran narkoba agar tidak semakin meluas di Bali.
Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat,” ujar Brigjen Budi Sajidin.
Brigjen Budi Sajidin berharap melalui rapat koordinasi ini dapat terbangun gerakan kolektif lintas sektor dalam melindungi masyarakat Bali dari ancaman narkotika, sekaligus memperkuat implementasi program P 4 GN secara nyata di daerah.
Kepala BNN Provinsi Bali Brigjen Budi Sajidin menyampaikan bahwa ancaman narkotika terus berkembang dengan berbagai modus baru yang semakin kompleks.
Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google Berita










